Cari Blog Ini

Senin, 23 Oktober 2023

RESUME KBMN 30 Ke-4 Gali POTENSI ukir PRESTASI

Oleh Mustamir, S.Pd 

Resume ke-4

Gelombang: 30

Tanggal: 23 Oktober 2023

Tema:  " Gali potensi, ukir prestasi "

Narasumber:   Aam Nurhasanah, S.Pd 

Moderator : Helwiyah, S.Pd. MM. 


Kegiatan dibuka oleh moderator, sebagai berikut :

 Assalamu Alaikum wr wb 
Selamat malam.....
Salam sejahtera Para Pegiat Literasi Nusantara (PLN)

Semoga malam ini semua dalam keadaan sehat dn bahagia

Di  Senin malam tanggal 23 Oktober 2023 ini  kelas KBMN memasuki pertemuan ke 4 dari 30 pertemuan melalui wa Grup.

Kegiatan ini akan berlangsung dari pukul 19.00-21.00   yang dibagi dalam 3 sessi
1. Pembukaan
2. Paparan materi
3. Tanya jawab
4. Penutup

Nara sumber kita malam ini adalah seorang ibu muda dengan 2 balita namun prestasinya luar biasa......
Saat ini  selain sebagai  guru di pelosok , beliau juga sedang menjalani Program Guru Penggerak  sebagai CGP angkatan 8.

Banyak kisah menarik dari proses beliau menjadi penulis ..

Setiap diri ingin memiliki pencapaian tertinggi dalam hidupnya. Komitmen, kerja keras dan totalitas, kita ayunkan untuk menggapai setiap prestasi. 

*WHY NOT????*

Mengapa tidak berusaha memanfaatkan potensi yang ada pada diri kita? 

Yaa potensi kita sebagai penulis. 

🏆 _Dengan menulis kita akan berprestasi._ 

🏆 _Dengan menulis kita akan mencapai kesuksesan._

*Bagaimana caranya?*
 
Butuh seorang pakar untuk memantik dan mengompori semangat kita. So, siapapun yang ingin mengukir prestasi melalui menulis jangan lewatkan kelas malam ini. Stay tune di chanel yang sama. Hanya di *KBMN 30...*

Inilah tema kita malam ini......semoga menginspirasi dan memotivasi untuk terus aktif menjalani proses belajar di KBMN 30 hingga tuntas .... 👍

 Mari Sama sama kita sambut  dengan meriah Nara sumber kita malam ini ..
Bunda Aam Nurhasanah, S.Pd..... ❤️👏👏🌷😍

Profil narasumber 

https://aamnurhasanah12.blogspot.com/2021/01/intip-profilku-yuks.html?m=

Lanjut ke tema kita malam ini, Gali Potensi Ukir Prestasi, bagaimana cara memulainya? Kita bisa mulai dengan hal yang kita sukai dan hal yang kita kuasai. Contoh, saya suka menulis. Maka saya akan menceritakan pengalaman menulis.

Kisah ini dimulai dari seorang peserta gagal yang akhirnya lulus di gelombang 12. Saat menjadi peserta, ada seorang narasumber Bu Kanjeng yang memberikan tantangan menulis buku antologi. Awalnya narasumber ragu karena tidak yakin apakah tulisan narasumber layak untuk dijadikan buku, namun Bunda terus memberikan motivasi bahwa setiap orang memiliki bakat dan potensi yang sama untuk dapat dikembangkan. Sejak saat itu narasumber belajar percaya diri dengan apa yang akan narasumber  tulis dan terus mengasah diri dengan belajar bersama beliau. Bahagianya ketika buku pertama lahir, saya resmi menyandang gelar penulis buku karena mengikuti tantangan menulis buku antologi.

Buku pertama narasumber  adalah buku antologi dengan judul "Semangat Menulis Bersama Bu Kanjeng"


Ini adalah buku antologi yang ditulis bersama dengan biaya patungan. Bahagianya saat jadi penulis pertama dari 42 peserta seluruh Indonesia

 Selanjutnya, syarat lulus KBMN adalah menerbitkan buku solo atau buku yang ditulis seorang diri. Saat itu buku solo pertama narasumber  lahir dengan judul "Mengukir Mimpi Jadi Penulis Hebat". Berawal dari impian, buku pertama narasumberpun menetas juga.



Ketika buku solo pertama lahir, akhirnya narasumber  ke lulus dari BM 12 dan mengabdikan diri sebagai Moderator di Tim Solid Omjay hingga lahirlah buku solo kedua yang berjudul Kunci Sukses Menjadi Moderator Online



Untuk mengasah diri, narasumber mengikuti lomba blog menulis PGRI. Ketika itu, peserta menulis tanpa jeda selama 28 hari. Bahagianya saat pengumuman, saya berhasil meraih juara 1 lomba blog tingkat nasional pada bulan Maret 2021.



 Pengalaman akan hilang jika tidak dituliskan, maka dari itu lahirlah buku solo ketiga narasumber yang berjudul Blogger Inspiratif. Dengan harapan, ketika orang membaca tulisannarasumber, maka akan terinspirasi dengan pengalaman yang narasumber tulis.

 Nah ...ini.  ukir prestasi dr menulis ...... 👍


 Betul, pengalaman pertama yang berharga

Ketika narasumber   mendapat juara 1 lomba blog, narasumber mendapatkan undangan apresiasi dari PGRI Kabupaten Lebak.



Tidak cukup di situ,narasumber   kembali mengikuti tantangan menulis buku satu Minggu bersama Prof. Richardus Eko Indrajit dan lolos ke penerbit mayor PT Andi. Bahagianya saat buku kita mejeng di rak toko buku besar seperti Gramedia. Impian narasumber akhirnya menjadi kenyataan.



Nah .. ini impian para penulis ....

Lalu, untuk pertama kalinya narasumber  menerima tantangan mengedit novel murid yang bernama Juminah. Juminah adalah seorang murid saya yang saat ini menjadi TKI di Arab Saudi. Ia mengirimkan naskah melalui WA dan butuh waktu 3 bulan menyatukan naskahnya.





Novel ini berkisah bahwa Juminah merelakan masa mudanya untuk pergi menjadi tulang punggung keluarga untuk membiayai sekolah adik-adiknya

Buat novel itu lumayan tantangannya. ...tapi seorang TKI muda bisa menyusunnya

Novel ini juga menceritakan perjalanan Juminah menemukan takdir cinta yang ia pilih
Setelah pengalaman mengedit novel Juminah, banyak beberapa permintaan dari para peserta untuk membantu mengedit buku solo.









 

 

 

 Konsisten menulis walau sibuk dengan rutinitas ...
Bu Kanjeng adalah motivator sejati yang selalu mendorong narasumber untuk terus berkarya hingga lahirlah buku terakhir saya dengan murid2 di SMPN SATAP 4 CIPANAS dengan judul KADO TERINDAH

Karya akan tercipta dengan ketekunan dan kerjasama..... 👍
 Perjalanan menulis narasumber akhirnya bisa menginspirasi teman2 hingga undangan sebagai narasumber berdatangan Sili berganti. Selain itu juga narasumber juga dipercaya menjadi juri lomba blog.






ini menjadibukti dengan gali potensi jadi bisa ukir orestasi

 Mungkin hanya ini sepenggal pengalaman yang narasumber  miliki. Semoga menginspirasi

Selanjut sesi tanya jawab :

Pertanyaan 1
Assalamualaikum
Bun Aam
Saya Bu Hidmi dari Lombok NTB
Kisah ibu sangat menginspirasi bagi saya malam ini.
Bagaimana ya caranya cepat menulis pengalaman kita jadi buku?
Saya merasa banyak sekali pengalaman yang terlewatkan begitu saja.

Terima kasih

 Jawaban Pertama (J1)
Caranya: 

Pengalaman akan hilang jika tidak dituliskan. Maka segera bungkus pengalaman kita menjadi sebuah buku yang kelak bisa dibaca oleh anak cucu kita. Nanti kelak kita tiada, maka karya kita akan tetap abadi.

Pertanyaan 2 

Suhaimi Pancoran JKT
P: Bagaimana cara mengenali potensi diri, sedangkan apa yang kita miliki msh belum pasti..

Jawab 2

Cara mengenali potensi bisa dimulai dengan apa yang kita sukai dan apa yang kita kuasai.
Kalau kita belum merasakan potensi kita, coba tanya pada teman terdekat atau keluarga. Pastinya setiap orang punya satu kelebihan yang tidak ia sadari

Pertanyaan3. 
Richatun 
Dari Pemalang.Pertanyaannya : Saya sebenarnya suka menulis, tetapi kelemahan saya adalah sering berhenti di tengah jalan,buntu ide.Cara melanjutkannya bagaimana ya? Agar ide nya tidak melenceng dari tujuan awal?

Jawab 3

Buntu Ide dikenal dengan istilah Writer's Block. Bisa dilakukan dengan membuat benang merah agar tidak keluar garis. Benang merah di sini bisa buat TOC/ Table off Content/ daftar isi buku supaya ide tulisan tetap terarah.

Pertanyaan4
Mohon Ijin bertanya Bu Ewi, Saya Dwi Astuti M, dari Yogya. Pertanyaannya; Bagaimana Bu Aam melecut diri dari yang a diwalnya merasa gagal, hingga akhrinya bisa menjadi yang produktif tingg, terima kasih.

 Jawab 4

Cara melecut diri:

Cari seorang mentor, motivator, kompor, atau inspirator yang selalu mengompori kita supaya tetap berkarya. Kadang diri sendiri merasa ada di titik jenuh, namun adanya mentor serasa membangunkan diri untuk terus mengukir sejarah melalui tulisan.

Bagi saya Bu Kanjeng adalah motivatorku dan Omjay Inspirator ku. Dari Bu Kanjeng saya belajar terus mengasah diri. Dari Omjay saya belajar, bahwa setiap pengalaman bisa dijadikan buku. 

Pertanyaannya:
Sudah berapa pengalaman berharga yang hilang begitu saja karena tidak dituliskan??? Ayo kita belajar mengumpulkan ide dengan menulis di blog. Jangan menunggu waktu luang baru menulis tapi LUANGKANLAH WAKTU untuk menulis. Di sela kosong jam KBM, di sela nunggu jemputan anak, di sela kesibukan. Kuncinya manfaatkan waktu dengan baik.

Pertanyaan 5
Nurhidayati - Kota Tegal 

Masya Allah, luar biasa Bunda Aam dalam mengarungi perjalanan berliterasi. Apresiasi untuk beliau. 
Pertanyaanya : 
Saya juga pernah ikut berkolaborasi dg Prof Eko dan alhamdulillah bisa kenal dg Bunda Aam lewat karya-karyanya. 

Bisa Bunda Aam ceritakan bagaimana 2 minggu bs menyusun buku ? Ini pengalaman yang patut kita contoh dan bs menjadi inspirasi

Jawab 5

Tips menyusun buku 2 Minggu. 

Setiap hari menulis 20 lembar A4. Klo satu Minggu menulis, 7x20 jadi 140 lembar. Kalau dijadikan buku format A5 jadi 280 halaman. 1 Minggu selanjutnya untuk mencari daftar pustaka, edit, dan finishing. 

N
Pertanyaan 6
Assalam..wr.wb.
Saya fazar 
dari Garut Jawa Barat.

Dari sekian banyak karya Bu Aam, bagaimana menggali menghasilkan ide-ide menulis tsb. Terimakasih.

Jawab 6

Cara menggali ide:

Membuat buku berdasarkan pengalaman berharga atau pengalaman yang tidak terlupakan. 

Saat ini saya sedang mengerjakan calon buku solo ke-5 yaitu buku biografi Sang Blogger Inspiratif. 

Dahulu saya cuma sendiri penulis di MKKS Subrayon 3. Akhirnya, saya bisa mengajak kepala sekolah, guru, beserta murid untuk bisa menerbitkan buku. 

Bangga rasanya ada Ustazah Mutmainah dan Maesaroh yang mengikuti jejak saya. Semoga bisa menginspirasi dan memotivasi yang lainnya

 Pertanyaan7
Slmt malam ibu. Saya ibu ina dari malaka NTT. Saya sangat termotivsi menyimk pengalaman ibu. Saya berharap bisa berani menuliskan penglaman-pengalamam hdp saya namun saya masih kurang di rasa percaya diri ibu. Bgaimana membagun rasa percaya diri sehingga tdk malu untuk  mengisahkan pengalam hdp kita dlm bentuk tulisan?

Jawab 7
Terima kasih Ibu Ina.

Saran saya:
Ibu bisa mulai menuliskannya berdasarkan apa yang ibu alami lalu minta bantuan teman yang ahli bahasa/ editor untuk mengedit naskah ibu supaya enak dibaca. Atau, ibu bisa kirim ke saya. Insyaallah, saya siap bantu terbitkan buku ibu.

Pertanyaan8
Assalamu'alaikum wr wb

Zulkifli dari Aceh Utara

Bagaimana cara mencari penerbit gratis dan linknya gimana buk?

Jawab 8
Terima kasih Bu Zulkifli atas pertanyaannya. 

Jika ibu ingin bukunya diterbitkan secara gratis, ibu ikuti tantangan menulis buku 2 Minggu. bersama narasumber Prof. Ekoji.

Pertanyaan 9

Assalammualaikum Bunda Helwi. Salam santun buat Bunda Ewi, Bunda Kanjeng dan Mbak Aam semoga sehat selalu 
Saya Elok Dewi dari Padang
Saya mau nanya 
1. Bagaimana merubah habbit saya . Kalau udah the power of kepepet baru ada ide dalam menulis ?
2. Bagaimana mengatasi mood menulis yang mood mood an.

Jawab 9

1. Biasakan tuntaskan setiap tantangan tanpa bertanya deadline. Tanamkan dalam jiwa kalimat,

IKAN SEPAT IKAN GABUS, 
LEBIH CEPAT LEBIH BAGUS. 

Saya selalu menuntaskan setiap kerjaan tanpa selalu menunda-menunda tugas tersebut.

2. Mengatasi mood yang naik turun, bisa diatasi dengan terus tergabung dengan komunitas menulis untuk menjaga produktivitas tulisan kita. Jangan lupa menulis di blog yaa

Pertanyaan10
SUPATMO
Dari Kab. Boyolali_Jawa Tengah.

Bunda, setelah saya masuk di KBMN Gel 30 ini saya bersemangat untuk menulis. Beberapa hari saya menulis di Kompasiana.

Pertanyaan:
Baru saja jalan, saat ini terkendala dengan waktu yang bersamaan dengan kegiatan lain. Mau menulis kok agak ogah-ogahan. Seperti lelah begitu...
Mohon tips nya Bunda, untuk menggairahkan kembali menulis di saat kita full activities?

Jawab10

Menulis di kala sibuk, malah sangat menyenangkan pak. Saya juga saat ini sedang melaksanakan Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 9. Banyak tugas di LMS dan bukti aksi nyata. Namun, kuncinya adalah dengan membuat skala prioritas. Kerjakan tugas yang paling urgent dulu. Lalu sisanya selesaikan. Jika kita bisa membagi waktu, insyaallah kita bisa menyelesaikan tugas lainnya. Jangan jadikan kesibukan sebagai alasan atau beban untuk tidak menulis. Malah, kita harus menjadikan hal tersebut sebuah tantangan bagaimana kita bisa melewati masalah tersebut. Tentunya habis gelap terbitlah terang.

1 komentar: