Cari Blog Ini

Kamis, 30 November 2023

RESUME HARI KE-20 KBMN30 "MOTIVASI MENULIS"

 Oleh : Mustamir, S.Pd 




Moderator memulai acara KBMN30 malam ini  dengan antusias: 

Bapak dan Ibu -- karena pak Agus --mendadak berhalangan

jadi malam ini -- diubah materinya jadi motivasi menulis

Keren Koko dan Pak Damar kolaborasi

Saya pemateri dan Koko sim moderatornya

 Memang mentor saya ini luar biasa selalu siap setiap saat.

Kalau mantra Om Jay -- agar bisa mengalir menulis maka jangan pikirkan bahwa tulisn kita jelek, tak layak dan malu kalau di posting.

Perkenalkan, saya Sim Chung Wei di BM ini, biasa dipanggil Koko Sim,  saat ini mengajar di SD Saint Peter School, Jakarta Utara. 

Alumni peserta Belajar Menulis PGRI asuhan OmJay gelombang 26 (Mei-Juli 2022).

Sepeti sebelumnya kelas malam ini, akan dibagi menjadi 4 sesi

1. Pembukaan dan perkenalan

2. Pemaparan materi

3. Sesi Tanya Jawab

4. Penutup

di sesi tanya jawab nanti, bagi yang ingin bertanya silakan japri ke nomor 082152687373

Sambil menunggu, saya sampaikan bahwa PAk Dail ini mentor saya di KBMN gel 26.

Saya banyak belajar dari beliau, sampai saya dapat menerbitkan buku pertama saya, dan berkat motivasi belaiau saya sat ini sedang merencanakan penerbitan buku  kedua.

Baik koko sim -- sahabatku yang baik hati,kita malam ini santai saja ya--

Motivasi menulis dan menerbitkan buku.

Sangat tepat jika beliau menyampaikan materi motivasi menulis.

Terima kasih banyak koko sim -- yang meski kita baru 2 kali bertemu saat Kopdar KBMN 1 di Gedung PGRI Jakarta,rasaya sudah saling mengenal sejak puluhan tahun

Memang saya dan koko ini ada kesamaah watak -- yaitu liberal dalam berpikir dan suka balapan.

Balapan nulis di kompasiana

Sebelum KBMN punya portal berita sendiri yaitu Melintas.id,saya dan koko kadang balapan kumpulkan poin dan berapa Viewer, pembaca, dan berapa yang masuk pilihan editor dan lainnya

Tapi saya kalah dalam --balapan bikin puisi --- koko sehari bisa 2-4 puisi -- saya 1 pun lama

Nah kembali ke materi kita "Motivasi menulis dan menerbitkan buku"

Bagi kita manusia yang berperadaban dan ingin terus maju -- maka menulis adalah -- satu satunya pilihan

setuju Pak, karena tulisanlah yang mendukung terbentuknya sebuah peradaban

ingatlah -- bahwa manusia  masuk pada fase SEJARAH --- Itu dimulainua sejak ditemukan TULISAN

jadi siapapun yang ingin --- masuk dalam lingakaran peradaban manusia --- maka mulailah malam ini menulis

 Dan lakukan itu setiap hari -- non stop -- hingga nyawa berpisah dari raga.

 Kalau perlu buatlah di kamar kita sebuah moto -- aku menulis maka aku ada-- dan aku abadi selamanya

 Setidaknya bagi saya sendiri saya menulis itu karena ada 5 yang Memotivasi

Pertama : karena dalam agama saya islam -- Tuhan menurunkan wahyu pertamanya memerintahkan untuk Membaca.

Bacalah, dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan, menciptakan manusia dari segumpal darah, bacalah dan Tuhanmu maha mulia, yang mengajarkan manusia dengan perantaraan qolam (tulisan)

Nah -- Sang Pencipta sudah membuat aturan bahwa jika ingin maju dan sesuai apa yang dibuat acuanya oleh Tuhan, maka 2 hal yang harus dilakukan; membaca dan menulis

 kedua:  Dari berbagai leteratur kita faham, bahwa buku adalah gudangnya ilmu dan membaca adalah pintunya, maka agar banyak ilmu maka kudurajin baca. Namun akan makin kuat dalam ingatan jika apa yang dibaca-- kita tuliskan intisarinya

Ketiga: dari SD hingga SMA saya hampir tak megalami peringkat di luar 3 besar. dan apa rahasianya, karena saya senang menyalin rangkuman yang ada di buku paket ke dalam buku tulis dengan bahasa sendiri.

Rupanya menulis itu cara efektif untung mensave --informasi atau ilmu yang kita serap

 itu berlanjut hingga kuliah s1 dan s2 dapat IP 3,6 s1 dan 3,8 S2

Dan makin bahagia saat ujian skripsi -- yang lain pada nangis terisak saya malah ketawa-ketawa

karena tak ditanya isi skripsi hanya diajak ngobrol saja-- 30 menit --namun pas dipasang hasil ujian nilainya A

Tesis pun demikian

mungkin penguji dah baca sebelumnya dan isi skripsi saya dan tesis dah sesuai pedoman-

 jadi gapain dibahas dan dipermasalahkan?

mohon doanya ,moga nanti pas disertasi S3 -- juga sepeeryi s1 dan s2 --santai dan dapat A

Motivasi keempat: Karena dengan saya menulis setiap hari --seperti mantra om jay--- saya membuktikan bahwa banyak keajaiban terjadi

 diantaranya -- awalnya saya peserta KBMN -- terharu dan bangga dipercaya masuk Tim solid om  Jay--

 dari 250 anggota KBMN 20 hanya 3 yang diijinkan gabung TSO : saya, bu Ewi/Helwiyah dan Mis Fia

 jadi Moderator -- naik kelas jadi narasumber

 Berikutnya saya pun diundang ke beberapa folum bimbingan menulis artikel baik di banten maupun di jakarta

 Berikutnya datang tawaran dari adik angkatan KBMN 21 hingga 29 -- untuk bantu editin naskanya --sebelum dicetak di penerbit

mantab Pak, termasuk naskah saya yah pak

itu jarang lho-- naik kelas dari penulis ke editor-- padahal tulisn saya kadang juga ada Typo

 Berikutnya -- datang order dari Riau -- bikin buku pintar hapalan utk 500 murid SDIT al hikmah kandis riau

 harga 1 buku 50 ribu berapa tuh 25 juta

 adalah untung 3 juta mah

 Kelima: Menulis menjadikan saya banyak pahala insya allah -- dan pahalanya jariyah -- terus mengalir

karena tulisan kita bila tentang kebaikan --lalu orang yang baca berbuat baik, dan menyampaikan pada orang lain --maka berlipat pahala terus dan terus

Nah itulah diantaranya yang memotivasi saya mengapa semangat menulis setiap hari

Biarkan saja ada anggota grup keluar --mungkin Hpnya --kepenuhan

Alhamdulillah -- dan terima kasih ke om Jay dan TSO yang telah buat Portal melintas.id

 saya bareng Om Brian, pak Ahmad fatch, bu Lely, pak De dan editor mas yafi -- kami setiap hari megawal agar minimal sehari bisa tayangkan 50 artikel berasama 20 penulis yang gabung di CC dan CMS

 Saya yakin akan tumbuh dan berkembang jadi portal berita On line seperti detik.com dan ROL atau Republika on Line dan Kompasiana

 apalagi kalau 600 anggota KBMN 30 gabung juga jadi CC

content creator

 baik kedua menerbitkan Buku, mengapa harius menerbitkan buku?

Ada 3 alasan mengapa Kita Wajib menerbitkan buku:

Pertama karena Buku adalah Mahkota bagi penulisnya, artinya kita sudah sejajar dengan para raja dan ilmuwan--punya karya buku

Saya awalnya juga ragu untuk menerbitkan bulku solo pertama, namun karena dimotivasi Bu Aam nurhasanah dari lebak dan Bu kanjeng, bahwa tulisan yang bagus itu yang dibuat buku --maka saya nekat, dan sejak itulah maka puluhan buku antologi bisa saya buat berasama penulis lain dengan berkolaborasi

 Alasan kedua: Karena hanya dengan buku itulah maka nama kita akan abadi. Meski jasad telah tiada kembali menyatu dengan bumi --- namun ide dan gagasan kita dalam karya Buku akan tetap ada, bahkan kalau di up load -- sedunia bisa menikmati dan membacanya

Alasan ketiga : Dengan Buku juga saya membuktikan dapat rejeki tambahan, baik mebantu mengedikan buku orang lain, maupun saya semkin piawai dalam mengolah kata-kata.

Ada lebih dari 5 dosen yang bikin buku pegangan utk mahasiswanya saya urus penerbitannya- dan yakinlah bahwa dengan menerbitkan buku maka kita setara dengan para ilmuwan dan guru besar punya karya buku

Tambahan -- ini rahasia sebenarnya-- kita jadi sangat pede ketemu rektor mana pun-- karena kita bisa tawarkan ke beliau utk berikan kata pengantar---

Nah -- saat waktu yang dijanjikan -- habis, dan buku mau dicetak

Beliau akan bilau buatin deh draftnya --nanti saya tambahkan dan kurangi

kadang utuh Lhoo...

100 % sesuai yang kita buat di draft-- dalam hati apa saya bisa membaca pikiran dan hari pak rektor ya? sampai tanpa ada perubahan

Itulah --- seni menulis dan menerbitkan buku

Saya ucapkan terima kasih

: mohon maaf tak pakai PPT

 karena dadakan --mau mandu --langsung jadi--- narsu,m

lanjut koko sim

Baik, kita lanjutkan dengan sesi tanya jawab

Bagi yang ingin bertanya silakan japri ke nomor 082152687373

Terima kasih Pak Dail atas pemaparan nya

Sambil mennggu pertanyaan, izinkan saya mewakili TSO untuk memberikan apresiasi kepada peserta  KBMN 30 yang konsisten hingga pertemuan ke 20.

Tetap semangat menulis, jadikan setiap peretemuan sebagai latihan menulis, dan melatih konsistensi menulis

Dan kalau yang sudah lengkap resumenya ada 20 materi bisa digabung di 1 file word

Edit dan kita Lau Out-- lalu terbitkan jadi buku solo perdana

Judul Misalnya : Mimpiku Jadi Penulis Terwujud Setelah 20 Hari

Atau Rahasia Menjadi Penulis hanya dalam 20 Hari

Saya dari latihan menulis puisi setiap hari, tak terasa akan segera terbit kumpulan puisi yang berjudul @Aku Bukan Pujangga@

Semoga menginspirasi rekan2 semua,

coba mana puisi koko malam ini?

Lutpiana, pengawas OKI, pertanyaannya nampaknya kondisi awal dari pak dail sama seperti saya saat ni, menarik sekali materinya. saat belum ada kemampuan hanya ada kemauan saja, 


1. mohon tipsnya agar termotivasi bisa nulis sampai 5 artikel sehari, ini saja 1 artikel tidak tercipta hanya ada tulisan resume dan itu di tulis semua, karena menurut saya semua arahan itu adalah ilmu, jadi kesannya plagiat ya. tp bagaimana idenya ntah dimana?


2. mantra om jay seperti apa?mohon diturunkan agar ada energi positif yang baru dalam menulis?

ok

Baik bu Lutpiana, terima kasih atas pertanyaannya. 

Tips yang saya pakai dari om Jay --guru literasi kita -- agar mudah menulis setiap hari dan jumahnya bisa 3 bahkan 10 artikel maka  --- ya nulis saja mulai saat ini

dan tulis apa yang kita : LIHAT--- dengar---- Alami dan Rasakan

Tips agar bisa banyak menulis ya dari 1 peristiwa lihat dari sudut yang beda

 Misal memberitakan Gadis Kretek --lagi Viral :

 1. artikel dari kuatnya karakter tokoh utama


baik terima kasih pak Suhaimi-- apakah ini penulis handal melintas.id -- yang jao puisi dan pramuka?

kalau tips bagi penulis -- mau pemula mau penulis lama-- untuk menjaga motivasi agar tetus mau nulis setiap hari ya masuk grup menulis

 misal minta gabunmg di penulis MELINTAS.ID

 Kalau belum bisa 1 hari 1 artilel bisa pas sabtu atau minggu 1 artikel --sebualn bisa 4 atau 8

 butuh komunitas

Pertanyaan berikutnya.

 Saya Yublina Fay dari kabupaten Malaka. Mohon pencerahan bapak Mentor bagaimana menyebarkan motivasi yang baik bagi teman-teman di lingkungan kerja yaitu di Sekolah dan juga bagi anak-anak murid supaya mereka termotivasi untuk menulis.

Selanjutnya tulisan apa yang paling sederhana diterapkan pada peserta didik yang belum bisa menuangkan idenya dalam bentuk tulisan?

Di sekolah saya banyak guru bahasa indonesia. Dalam pikiran saya, guru bahasa indonesia wajib memiliki kompetensi untuk menulis. Bagaimana menyebarkan motivasi baik bagi teman-teman guru bahasa indonesia di sekolah saya untuk ikut termotivasi untuk menulis?

Yublina Fay dari kabupaten Malaka yang baik---

 di semua sekolah masalahnya mirip

kadang guru bahasa Indonesianya malah tak terlalu suka dunia literasi

 di sekolah Koko sim mungkin hanya beliau

 di lab school jakarta SMP -- ada 60 guru --mungkin hanya om jay

 jangan berkecil hati terus semangat

 Kiat ajak anak didik --suka literasi--- awalnya ya  tunjukan karya kita,baik buku solo isinya puisi,pantun,cerpen, ada nama kita di cover. Buku antologi juga boleh,kan ada nama kita sebagai salah satu penulis artikel pada bab apa halaman berapa

Nah -- ajak anak-anak juga bisa, tulisannya dibuat buku

Temanya cita-citaku ,atau Pesan dan kesanku selama di sekolah ...

bisa jadi buku antologi dan ibu/bapak  menjadi kuratornya. Bisa merangkap menjadi editor kalau mau.

Pertanyaan Selanjutnya

Rosjida, peserta KBMN ingin bertanya :


Saat kita semangat 

menulis lalu posting hasil tulisan di grup sambil meminta 

kritik dan saran.

Tapi ternyata setelah beberapa hari 

posting, artikel pistingan saya di grup tidak ada yang memberi komentar. Akhirnya motivasi menulis saya  menurun. 

Bagaimana solusi atas hal ini. 

Makasih pak Dail dan Koko 

Sim

yakinlah -- setiap tuliasan ada pembacanya dan akan menemukan takdirnya

 Pertanyaan selanjutnya 

 ini yang di ulas di melintas.id

Suhaimi Pancoran

Apa pesan Bapak untuk penulis pemula agar bisa terus semangat menulis dan membaca


Ibu Rosjida--- yang baik terima kasih dah berbagi pengalaman

sangat manusiawi --dan kl itu kena ke saya --mungkin rasa sama akan saya alami

Tetap semangat dan mulai malam ini -- saya akan kasih resep bahwa akan bayak yang akan komen ke tulisan ibu

1. Rajilah baca artikel teman dan beri komentar

2. tulus saja beri komentar --supaya kl yang kita pernah kasih komentar -- saat ia tak komen ke tulisan kita -- kita tak kapok

3. Perbaiki terus tulisn kita, dari bahasa kudu lugas mudah dipahami dan  isinya berbobot ada pesan yang layak diterima pembaca


Lanjut ke  Pertanyaan berikutnya 

Fazar Garut Jawa Barat


Izin bertanya. Bagaimana ikut gabung menjadi penulis di melitas.id.  ?

 japri ke Saya atau bu Lely nanti di add

Dail 087871926678

 tapi kadang balasnya 3 hari bahkan seminggu

seingat saya nanti juga ada materi khusus soal Melintas kan ?

ya --karena -- hidup ini --HAKIKATNYA -- selangkah menuju--KEMATIAN

Lanjut ke Pertanyaan berikutnya 

nah -- ajak anak-anak juga bisa tulisannya dibuat buku....

ini utk guru disekolah/madrasah. 

Kalau didunia kepengawasan kira2 apa ide yang perlu di jadikan trending topik? Agar terbuka wawasan dan motivasi nya🙏

 semoga kita bertemu kembali

 kampus saya di Jatinangor Pak bkan di Bandung

 Kalau untuk dunia pengawas Madrasah --- jadi ingat bu Cicih Suasih Tangerang

nah yang bisa jadi ide membuat buku -- itu untuk jadi panduan bagi para Kamad

 kepala madrasah

 Misal : Panduan dan Pedoman Kepala Madrasah  Menjadikan Madrasah Unggul

 Atau buku antologi : Kiat para Kamad Sekabupaten Tangerang Memajukan Madrasahnya

Dan lain-lain

Semoga dengan buku itu kamad se-Indonesia beli karena ini praktik baik dan teruji

baiklah sudah 21: 10 menit  Koko

kita akhiri ya

Mungkin ada closing statmen dari Pak Dail sebelum kita tutup kelas malam ini

Moderator memberikan kata-kata penutup,

Baiklah bapak Ibu yang hebat--calon penulis buku --bahkan saya tahu banyak para penulis hebat di dalamnya-- namun karena mereka menusia pembelajar -- meski dah lulus di KBMN sebelumnya -- maka ia sukas saja menyimak

dapat semangat dan dapat ilmu

 Luar Biasa--

jaga kesehatan dan teruslah menulis, karena tulisan kita akan jadi saksi di mahkamah akhirat bahwa kita menebar ilmu dan kebaikan

Terima kasih salam untuk kelurga tercinta

Wassalamu alikum dan selamat malam

Terima kasih Untuk Narasumber malam ini

yang sudah membagikan semangat dan motivasinya kepada kita semua untuk terus menulis

Rabu, 29 November 2023

Kisah haru pertemuan Gadis remaja dengan ayahnya

 



 Photo hanya pemanis

Pada suatu ketika, di sebuah kota kecil, hiduplah sepasang suami istri bernama Ali dan Fatimah. Mereka memiliki hubungan yang harmonis dan sangat mencintai satu sama lain. Namun, kehidupan mereka berubah ketika bisnis Ali menghadapi kemerosotan ekonomi yang parah, yang menyebabkan kebangkrutan. 

Karena krisis keuangan, orang tua Fatimah menekannya untuk menceraikan Ali melalui pengadilan. Dengan enggan, Fatimah menyetujui tuntutan mereka, dengan harapan dapat meringankan beban keuangan mereka berdua. Merasa patah hati, Ali memahami keputusan Fatimah dan menghormati pilihannya.

Merasa tersesat dan mencari awal baru, Fatimah memutuskan pindah ke Jakarta, ibu kota. Di sana, dia membenamkan dirinya dalam lingkungan baru dan menemukan kenyamanan bersama kenalan baru. Namun, dia segera menyadari bahwa keputusannya untuk menjalin hubungan ganda tidak memberikan kebahagiaan yang diharapkannya.

Dari pernikahan Ali dan Sarah dikaruniai anak perempuan yang diberi nama Aisha.

Mereka berpisah ketika Aisha masih berusia 12 tahun. Sejak saat itu, Aisha tinggal bersama ibunya dan tidak pernah bertemu dengan ayahnya lagi. Ibunya sangat membenci Ali dan tidak ingin Aisha berhubungan dengan ayahnya.

Aisha tumbuh menjadi gadis yang cantik dan cerdas. Dia selalu menuruti ibunya dan tidak pernah menanyakan tentang ayahnya. Namun, di dalam hatinya, Aisha merasa kehilangan sosok ayah yang selalu melindunginya. Dia merasa kesepian dan tidak lengkap tanpa kehadiran ayahnya.

Suatu hari, Aisha jatuh sakit dan harus dirawat di rumah sakit. Ibunya selalu menemaninya di sana. Namun, Aisha merasa ada yang kurang. Dia merindukan kehadiran ayahnya. Aisha meminta ibunya untuk menghubungi ayahnya agar bisa bertemu. Namun, ibunya menolak permintaannya.

Aisha merasa sedih dan putus asa. Dia merenungkan kenangan bersama ayahnya. Dia merindukan pelukan hangat ayahnya dan senyumnya yang ramah. Aisha berdoa agar bisa bertemu dengan ayahnya sebelum terlambat.

Suatu malam, Aisha mendengar suara di luar kamarnya. Dia merasa aneh dan keluar untuk melihat. Ternyata, ayahnya datang menjenguknya. Aisha sangat senang dan bahagia. Mereka berbicara dan menangis bersama. Ayahnya memberikan hadiah untuk Aisha dan berjanji akan selalu menjaganya.

Aisha merasa lengkap kembali. Dia merasa bahagia bisa bertemu dengan ayahnya lagi. Dia berterima kasih kepada Allah atas keajaiban ini. Aisha berjanji akan selalu berusaha untuk memperbaiki hubungan dengan ayahnya dan tidak akan menyerah.

Selasa, 28 November 2023

HARI KE -19 KBMN 30 (BLOG SEBAGAI MEDIA DOKUMENTASI REFLEKSI DIRI SISWA )

Oleh : Mustamir, S.Pd


 Sejalan dengan teknologi digitalisasi yang semakin berkembang, banyak media yang dapat kita gunakan untuk beragam kebutuhan. 

*Blog* singkatan dari *WeBlog* adalah jenis situs web yang menyerupai tulisan- tulisan pada halaman web. 

Biasanya digunakan untuk menulis beragam tema, promosi, dsbnya.

Bisakah blog digunakan sebagai hal lain. 

Jawabnya *BISA*.

Kali ini kita akan belajar memanfaatkan blog sebagai media dokumentasi, refleksi diri siswa. 

Wow, kereen bukan. 

Lebih keren lagi saat kita masuk kelas malam ini. 

So, jangan sampai ketinggalan yaa... 

See you.... 👋🏻👋🏻👋🏻

Di atas adalah fliyer dari pertemuan ke -19 KBMN 30


Acara dimulai oleh moderator dengan penuh antusisas, berikut adalah acara selengkapnya:

Semoga di pertemuan ke-19 ini bapak/ibu rekan-rekan semua makin bersemangat dan bergairah mengikuti kegiatan KBMN 30.

Sebelum memulai pembelajaran malam ini, marilah kita berdoa agar pembelajaran kita malam ini berjalan dengan lancar. 

Berdoa dipersilahkan…🤲🏻

Perkenalkan saya Ahmad Soleh sebagai moderator yang akan membersamai bapak ibu hebat Nusantara.

Saya akan mendampingi Narasumber kita yang luar biasa, dengan materi

*BLOG SEBAGAI MEDIA DOKUMENTASI REFLEKSI DIRI SISWA*

 https://asaelektro.blogspot.com

Ini blog saya

 https://www.melintas.id/news/342912417/ahmad-soleh-conten-creator-lulusan-kelas-belajar-menulis-nusantara-gelombang-29-artikelnya-selalu-terpopular

Sepintas perkenalan

Pembelajaran malam ini dibagi menjadi 4 sesi:

1. Pembukaan

2. Pemaparan materi 

3. Tanya Jawab 

4. Penutup 


Bagi yang ingin bertanya, silakan menggunakan format *nama, asal sekolah,* dan *pertanyaan.* Kirim ke *085716616251*

Sebagai penyemangat untuk peserta yang sudah standby sejak awal saya akan berikan kuis atau tantangan selama 3menit, yang tercepat dan benar akan mendapatkan voucher shoopee/ pulsa 50rb

Jawaban silakan japri ke saya yaa

 Tantangannya adalah, silakan kunjungi melintas.id dan cari tahu berapakah jumlah artikel yang telah saya tulis (3 menit dari sekarang)

Baik kita lanjutkan...

Tenang saja masih ada hadiah lainnya untuk penanya dan rasume terbaik malam ini

Bapak/Ibu tentunya sudah membuat blog bahkan website, kali ini kita akan belajar bagaimana Blog dapat digunakan sebagai media dokumentasi refleksi diri siswa, sebagai media belajar, penugasan dan lain sebagainya.

Malam ini kita akan belajar langsung dengan ahlinya

Pemateri kita malam ini adalah seorang yang mumpuni dalam pemanfaatan Blog bahkan sudah berbayar dan memiliki penghasilan dari iklan.

🎉🎉🎉

Mungkin ada yang sudah kenal dan mengunjungi laman beliau, pemateri malam ini yaitu *Bambang Purwanto, S.Kom., Gr., CPS., CPPS., C.Ed., M.EP.*

Silakan bisa disimak CV beliau


*CV*

https://penamrbams.id/cv-bambang-purwanto/

https://penamrbams.id/sertifikat-bambang-purwanto-2023-2024/

https://penamrbams.id/sertifikat-bambang-purwanto-2022-2023/

*Instagram*

@ayahnasalwa

@guruinformatika

Selanjutnya moderator menyerahkan acara kepada narasumber,

Nara sumber mulai membuka materi :

 Assalamualaikum w.w.

Salam sejahtera untuk kita semua

Salam Literasi

🙏😊👆

 Bapak Ibu Guru hebat di nusantara, senang dan bahagia bisa bersua walau hanya melalui layar bederet huruf untuk menyampaikan pesan yang semoga ada manfaatnya.

 semoga sinyal malam ini bersahabat_🙏😁

Moderator yang hebat dan luar biasa Mas Soleh, terima kasih atas kebersamaan malam ini.


A.

Setiap bapak ibu guru di kelas ini tentunya sudah tidak asing dengan _blog_ , _webblog_ atau _website_. Banyak sekali manfaatnya yang bisa kita optimalkan.

B.

Sebagai guru Informatika/TIK SMP Taruna Bakti Bandung saya memanfaatkannya untuk membantu pelaksanaan proses pembelajaran. Siswa yang belajar dengan Mr. Bams dimudahkan karena bisa memanfaatkan penamrbams.id

C.

Inilah tampilan penamrbams.id bila dibuka menggunakan gawai



D.

Tampilan bila dibukan menggunakan laptop/komputer


Bila di geser kebawah tampilannya seperti ini


E. 

Saya menyiapkan tampilan untuk memudahkan setiap siswa per kelas dalam mengkakses pembelajaran yang saya buat. Caranya bisa klik 

1. Klik tanda bintang yang pertama

2. Klik menu pembelajaran kemudian pilih semester dan tahun ajaran yang sesuai

3. Klik banner sebelah kanan yang bertuliskan Informatika

F.

Tampilan seperti ini dengan link

https://penamrbams.id/pembelajaran-informatika-semester-ganjil-ta-2023-2024/


G.

Saya ambil satu Contoh kelas 8A, tampilannya seperti ini




Ini tampilan saat pembelajaran terakhir sebelum ASAS

H.
Setiap siswa diakhir pembelajaran diberikan kesempatan untuk mengisi Refleksi Diri. Tujuannya agar siswa bisa menyampaikan apa yang dirasakan saat pembelajaran dan memberikan masukan kepada saya.
Linknya ada disini

I.
Link yang diisi oleh siswa akan masuk ke dalan google spreadsheet.

J
Data yang ada di google spreadsheet di copy ke Excel di file yang sudah siapkan secara terus menerus datanya setiap minggu.

K.
Data di Excel diolah. Diurutkan berdasarkan abjad. Setiap siswa yang mengisi akan diberikan poin 15.

L
Poin dikonversi ke nilai juga. Sebagai Contoh bila siswa di pertemuan Ke 1 hadir dan mengisi Refleksi Diri maka poinnya 15 dan Nilainya 100.

L
Poin dikonversi ke nilai juga. Sebagai Contoh bila siswa di pertemuan Ke 1 hadir dan mengisi Refleksi Diri maka poinnya 15 dan Nilainya 100.





M.

Cara menghitung nilai adalah :
Poin yang diperoleh dibagi Total Poin sampai minggu ini dikaji 100.
Contoh :
Siswa A
Pertemuan 1 mengisi
Pertemuan 2 mengisi
Maka Poin =:30
Nilai (30/30)*100
Maka nilainya 100
Siswa B
Pertemuan 1 mengisi
Pertemuan 2 tidak mengisi
Maka Poin =:15
Nilai (15/30)*100
Maka nilainya 50

N.
Refleksi Diri ditampilkan disini

O
Manfaat dari Refleksi Diri bagi saya sebagai guru bisa Mengetahui apa yang dilakukan di kelas. Contoh diatas saat saya harus mengerjakan tugas lain dan tidak berada di kelas, saya bisa tetap Mengetahui proses pembelajaran

J
Setiap  postingan 1 halamab untuk satu minggu. Minggu sebelumnya bisa dilihat di halaman sebelumnya.



Scroll ke bawah nanti ada angka 1,2,3 dst....itu halaman / postingan minggu sebelumnya.

K.
Dalam pengelolaan data saya gunakan _excel_. Fungsi yang adalah vlookup untuk menghitung nilai dari poin refleksi diri yang diakumulasi setiap minggunya.

L.
Inilah tabe vlookup yang digunakan


Yang kiri *poin*
Yang kanan *Nilai refleksi diri*

M.
Nilai refleksi diri saya jadikan Nilai tugas sesuai kesepakatan diawal semester.

Jadikanlah blog/webblog/website yang kita miliki bisa menjadi penunjang proses pembelajaran. Silahkan blog penamrbams.id bisa dijadikan rujukan bagi yang membutuhkannya.

Terakhir saya menjadikan website untuk meminta feedback pembelajaran.

Hasilnya bisa dilihat disini
1. Perasaan siswa belajar bersama Mr. Bams
https://penamrbams.id/perasaan-siswa-belajar-bersama-mr-bams-di-semester-ganjil-2023-204/
2. Usulan pembelajaran buat semester depan
https://penamrbams.id/usulan-pembelajaran-semester-genap-2023-2024/
Rasanya cukup materi malam ini, selanjutnya bisa kita lakukan tanya jawab.

Saya kembalikan ke Moderator Mas Soleh yang luar biasa.
😊🙏🥰
 
Demikian uraian materi dari narasumber.

Selanjutnya acara diambil alih oleh moderator.

Baik terimakasih atas materinya Mr. Bams
Silakan bila ada yang ingin bertanya bisa langsung japri ke moderator

 Pertanyaan ke-1

TP Hastuti - Bekasi
Sy tertarik sekali dg materi mlm ini, pertanyaan sy, apakah sy bs terapkan utk siswa kls 4 sd ? apakah bs 2 laptop, 1 tablet dan 2 hp utk digunakan 1 kls? 
Krn kemungkinan anak kls 4sd negeri, tdk memungkinkan membawa hp...

*Jawaban narasumber ke-1*
Ibu Hatuti yang baik hati. Refleksi diri bisa dilakukan dengan berbagai media. Sesuaikanlah dengan kondisi. Lakukanlah yang membuat anak-anak senang. Misalnya :
Untuk anak SD bisa menggunakan kertas dan mereka menggambar perasaan mereka. Atau tulisan sederhana, tidak harus memaksakan menggunakan HP.
🙏😊

Pertanyaan ke-2

Agus Hendrawan : Pertanyaan besar saya, bagaimana memasukan semuanya (rumus, tampilan, menu, dll) kedalam blog kita? Terimakasih...

*Jawaban narasumber ke-2*
Pa Agus Hendrawan yang berbahagia.
1. Untuk menghitung saya gunakan Excel
2. Untuk membuat menu setiap blog punya fasilitasnya. Platform saya wordpress saya menggunakan *kategori* Untuk menjadikan menu.
🙏😊

Pertanyaan ke-3

Nur Hidayati - Tegal 

Menarik materi yang dibawakan Mr. Bams. 
Pertanyaan saya :
1. Mohon bs dijelaskan gelar Mr. Bams (utk pengetahuan saya ) 

2. Bisa Mr. Bams jelaskan manfaat blog pribadi selain utk pembelajaran ? (Versi Mr. Bams) 

3. Sy harus mempelajari ulang materi Kulwap (kuliah lewat WhatsApp) malam ini dengan mengunjungi blog Mr. Bams. Karena kalo malam ini sy blm klik bgt dg materinya masih harus mengulang. Tetapi sy sgt tertarik (bukan pertanyaan tp minta  ijin  ) 

Terima Kasih

*Jawaban narasumber ke-3*
Bu Nur yang luar biasa semangat.

1. 
Gr = Sertifikasi Guru
CPS = Publik Speaking
CPPS = Profesional Public Speaking
C.Ed = Editor
MEP = Microsofr Excel Practitioner

2. Media blog bagi saya adalah identitas digital, branding personal. Coba cari di google dengan kata kunci *Mr. Bams* apa yang terjadi. Blog bisa sebagai tempat menyimpan segala hobi. 

3. Silahkan diubrak-abrik website penamrbams.id banyak harta karun disana.

Contoh cari di google dengan kata kunci *Kalimat Bahagia Mr. Bams* klik gambar apa yang terjadi semoga bermanfaat.
😊🙏

Pertanyaan ke-4

Suhaimi, Jakarta
Pertanyaan:
Sblm menggunakan blog, apa siswa sblmnya diajarkan terlebih dahulu cara membuat blog dan segala sesuatunya agar mereka bisa menggunakannya dg baik, mengingat blm byk siswa yang blm bisa mengoperasikan blog tersebut?

*Jawaban narasumber 4*
Pak Suhaimi yang luar biasa. Blog yang saya gunakan sebuah website, anak-anak tidak diminta untuk membuat blog. Mereka hanya sebagai pengguna saja. Layaknya sebuah website bisa dibuka dimana saja tanpa harus login. 

🙏😊

Jawaban narasumber ke- 4

<<Masih terkait pertanyaan 1>> 
Mksd pertanyaan sy berkaitan dg judul.. blog sbg refleksi diri siswa.. bagaiman menerqpkannya di kls 4sd.. kalau refleksi manual isnya Allah sdh sy terapkan.. hehehehe

*Pertanyaan ke-5*

Blog yang dimiliki bisa dijadikan tempat untuk menyimpan apa yang dirasakan oleh siswa. Saya berikan Contoh untuk kelas 4
1. Anak-anak coba tuliskan perasaan kalian belajar hari ini di kertas ya.
2. Kertas dikumpulkandi guru
3. Kertas bisa di foto simpan di blog
4. Kertas bisa disalin / di tik ulang.
5. Hasil postingan bisa diberikan kepada orang tua melalui grup WA ortu dan Kepsek.

Semoga jawaban ini bisa lebih jelas.
😊🙏

Silakan bila masih ada bang ingin bertanya untuk japri moderator
Mr. Bams ada tantangan untuk peserta nih...
Silakan Mr. di share tantangan nya
Setelah ini akan ada Voucher shoopee/ pulsa 25rb untuk penanya terbaik dan Resume terbaik malam ini.
*Tantangan*

Bagi pemilik instagram silahkan buat Resume Singkat di IG nya.
Follow dan tag @guruinformatika
Berikan hastag
#kbmnpgri
#kbmnpgriG30
#tantanganMrBams

3 terbaik nanti akan dihubungi untuk mendapatkan hadiah

Ditunggu sampai tanggal 30 Nov 2023
🙏

Tuliskan identitas dan blognya
Seru nih 🎉🎉
Banyak Hadiahnya 👍🏻👍🏻
Semua anggota grup boleh ikut Mr.? Atau khusus peserta gelombang 30?
*semua biar seru*
 Waah saya ikutan juga ah...😁
Boleh
Masih ada stok kuis Mr. Namun waktu sudah hampir usai
Silakan Mr. Bams bila ada yang ingin disampaikan sebagai penutup dan pesan penyemangat untuk peserta

Sebagai penanda acara berakhir, narasumber menutup acara sebagai berikut:

*Penutup*

Jadikanlah blog / webblog / website yang dikelola bisa membantu tugas utama sebagai *guru*. Selain menyimpan tulisan silahkan Manfaatkan sebagai penunjang pembelajaran. Tugas guru memang tidaklah mudah tapi yakinlah bahwa kemudahan itu bisa banyak diperoleh guru karena memudahkan segala urusan dimanapun.

Ikan hiu makan tomar
I love you so much

Hari Kamis bawa palu
I miss you

Silahkan mampir disini


Terima kasih Mas Soleh
Terima kasih Omjay dan Tim
Terima kasih semuany

Waalaikumsalam w.w.
Salam literasi
🙏🥰🙏

Jumat, 24 November 2023

HARI KE -18 KBMN 30 PMM SEBAGAI MEDIA MENULIS




  •           Oleh  : Mustamir, S.Pd
  • Narasumber           : Helwiyah, S.Pd.,MM.
  • Moderator   : Sigid PN, S.H.

  •                                                  Materi  : Pemanfaatan PMM Sebagai Mendia Menulis




Menulislah... Menulislah... 


Sebagai seorang penulis, hendaklah kreatif memanfaatkan berbagai media untuk berkarya. 


PMM (Platform Merdeka Mengajar), adalah platform pendidikan yang diluncurkan oleh Kemendikbudristek sebagai salah satu dukungan dalam Implementasi Kurikulum Merdeka.

Fasilitas dan media  telah di siapkan, tinggal menunggu goresan karya dari kita untuk menggoreskan dengan ketikan jari.


Truss... teknik dan langkahnya bagaimana? 


Pak Sigid sebagai Moderator pertemuan kali ini merupakan alumni KBMN23 membuka acara dengan prosesi seperti pada umumnya.


Malam ini Bu Helwiyah sebagai Narasumber memaparkan materinya tentang Platform Merdeka Mengajar (PMM) dan hubungannya dengan dunia menulis.

Materi intinya adalah seberikut:


Sebenarnya apa sih PMM itu?


Platform Merdeka Mengajar adalah Platform Edukasi  yang diluncurkan oleh Kemendikbudristek pada 11 Februari 2022 ( Merdeka Mengajar  epidsode 15 ) sebagai salah satu dukungan  dalam implementasi Kurikulum Merdeka.


PMM dibangun untuk membantu guru dalam mendapatkan referensi, inspirasi dan pemahaman tentang  Kurikulum Merdeka.


PMM menjadi teman penggerak untuk pendidik dalam mewujudkan Pelajar Pancasila yang memiliki fitur Belajar, Mengajar dan Berkarya.


Untuk masuk pada platform PMM kita dapat log in dari browser  

https://guru.kemdikbud.go.id

APA MANFAAT PMM?

Menambah inspirasi mengajar, 

Kompetensi Guru Meningkat, 

kaya ide saat berada di kelas, 

Menjadikan kelas menyenangkan, 

Menyimpan dokumen secara daring, 

Kemudahan dalam mengajar, 

Muncul konsep Profil Pelajar Pancasila, 

Meningkatkan penilaian Rapor pendidikan


Pada halaman beranda, kita dapat melihat informasi terkini yang akan sering  berubah.  Tentang Kurikulum Merdeka, Kegiatan Belajar Mengajar, Pengembangan Diri, mencari dan Berbagi Inspirasi. 

Para guru dapat menemukan berbagai hal yang dibutuhkan untuk mendukung kompetensi dan  persiapan bahan ajar.

Di PMM Penulis bisa mengaksesnya dan bisa membuat karya dan berinteraksi dengan karya-karya guru dari berbagai daerah. Berikut adalah contoh interaksi yang dilakukan penulis di PMM:


Untuk selanjutnya Penulis bertekad untuk ikut berkontribusi pada Platform ini, ya mungkin dengan artikel atau video inspiratif, berikut adalah beberapa bukti karya Penulis:

https://guru.kemdikbud.go.id/bukti-karya/video/181639?source=BK_KARYA_SAYA_CATEGORY_PAGE


https://guru.kemdikbud.go.id/bukti-karya/video/183214?source=BK_KARYA_SAYA_CATEGORY_PAGE


https://guru.kemdikbud.go.id/bukti-karya/pdf/200357?source=BK_KARYA_SAYA_CATEGORY_PAGE


https://guru.kemdikbud.go.id/bukti-karya/video/326174?source=BK_KARYA_SAYA_CATEGORY_PAGE


https://guru.kemdikbud.go.id/bukti-karya/video/457855?source=BK_KARYA_SAYA_CATEGORY_PAGE

Alhamdulillah, dengan usaha untuk mencoba akhirnya Penulis bisa memasukan karya. Penulis menjadi lebih semangat untuk membagikan karya-karya Penulis yang lain.

Wah, pokoknya senang deh mengenal platform baru tempat berbagi. Selanjutnya Penulis berencana memasukan artikel. Berikut adalah karya-karya penulis di kompasiana:

https://www.kompasiana.com/mustamirmustamir9698/65386d9f110fce58dc542bb2/smamuhiku-juara-futsal-kretek-2023-kudus

https://www.kompasiana.com/mustamirmustamir9698/65487cc041ed0f5291553102/pengajian-kelas-sebagai-media-pembentuk-akhlaqul-karimah-siswa-generasi-digital-di-sma-muhammadiyah-kudus

https://www.kompasiana.com/mustamirmustamir9698/653f6d22110fce6f4a34b683/smamuhiku-pray-for-palestina

Selanjutnya pada sesi pertanyaan muncul:


P1.


Assalamu'alaikum.. dan selamat malam.. mohon ijin perkenalkan, saya Endang Murtiningsih dari SMKN2 Sangatta Utara Kaltim. Mohon ijin bertanya : Adakah kiat atau strategi khusus yang bisa diberikan kepada guru agar dapat mengoptimalkan penggunaan modul, post-test, dan pengimplementasian aksi nyata? Terima kasih sebelumnya atas penjelasannya.


Jawab


Waalaikum salam wr wb...

Salam kenal Bu Endang...

Kiat dan strateginya hanya niat yang kuat dan senang melakukannya .karena jika terpaksa akan terasa berat.harus ada motivasi dan target supaya tuntas...

Demikian   Bu endang


Dan muncul juga pertanyaan-pertanyaan lain yang sifatnya minta penjelasan tentang materi yang sudah disampaikan.


Kesimpulan: PMM adalah platform sangat efektif untuk para pendidik untuk berbagai hal, melebihi platform-platform lain pada umumnya. Karena memfasilitasi dunia umum PMM juga memfasilitasi segala hal yang menyangkut dunia pendidikan.


Demikian Resume kali ini semoga menginspirasi. Tak lupa Penulis mengucapkan terima kasih pada Narasumber, Moderator dan Tim Solid KBMN30PGRI yang telah memfasilitasi penulis untuk banyak belajar.

Rabu, 22 November 2023

WRITTING BY HEART - KMBN 30 HARI KE-17


Oleh : Mustamir, S.Pd 
22 Nopember 2023


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


*_Hati adalah Raja, sedangkan anggota tubuh adalah prajuritnya._* 


_Aku membutuhkanmu seperti jantung yang membutuhkan detaknya_

Ihiiirrrrr... 😁


Kita merasai senang, suka, sedih, bingung, khawatir, bahkan jatuh cinta dan patah hati menggunakan hati. *HEART.*💝


Segala yang kita sampaikan dari hati, maka akan sampai ke hati pula. 


Bagaimana jika menulis dengan melibatkan hati, apakah akan sampai pula ke hati pembacanya? 

Sure.... Pasti.... 


Terus bagaimana caranya? 

Sulitkah? 

Tekniknya apakah sama? 


Agar segala tanya tak membuat hati gundah gulana, ayoo masuk kelas saja. 

Malam ini kita akan menarikan tinta seiring kata jiwa, mencurahkan kisah membidik hati agar berbunga.  

See  you to night👋🏻👋🏻👋🏻👋🏻


Moderator yang hebat Ibu Arofiah Affi, S.PdI  memulai acara malam ini;

 "Penulis tidak pernah dilahirkan, tetapi dia diciptakan. Bakat menulis tidak selalu dibawa sejak lahir, tetapi tumbuh oleh satu motivasi dan gagasan". -Bambang Trimansyah


 "Karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari". - Pramoedya Ananta Toer

 "Tulisan yang keluar dari hati, akan sampai ke hati pembaca. 


Tulisan yang muncul dari tangan, hanya akan sampai di tangan pembaca". Cahyadi Takariawan


Lantas bagaimana agar tulisan kita bisa datang dari Hati?

Kuncinya adalah  tulislah tulisan dengan ketajaman emosi.

Waah tambah penasarankan?


Ketajaman emosi gaya tulisan macam apa sih???


Alamat materi kelas berat nih ...


Oke jadi gimana caranya???

 Kawan-kawan  Literasi Nusantara, bapak ibu penulis hebat. Mohon izin saya kembali hadir memasuki putaran ke 17 KBMN. 

Arofiah Afifi. Moderator imut mendampingi Tazah Emut 😍.


Tazah Emut lebih tepatnya Ustazah Mutmainah. Beliau adalah ketua kelas saya  di gelombang 24.

Beliau juga F1 yang resumenya selalu ada dibarisan atas dan isi tulisannya  ga kaleng-kaleng. Alias keren,

penuh makna, berisi dan ditulis dari hati.

 Sebalum masuk pada materi,  forum kita malam ini akan saya  bagi menjadi 4 sesi

1 Forum pembukaan 

2. Forum Materi dari Narasumber 

3. Forum diskusi atau tanya jawab 

4. Penutup 


Untuk memgefektifkan waktu  

Dan agar forum penuh berkah mari kita buka kelas Belajar menulis Nusantara dengan membaca doa.

Baca doa mulai

Berdoa selesai

Silahkan disimpan nomor saya untuk persiapan pertanyaan, 0856-9428-6842.

Tanpa tunda tanpa Jeda, saya persilahkan ustazah Emut  Mutmainah  masuk forum  


👏👏👏👏


Mari kita buka hati seluas-luasnya

Narasumber Ibu Mutmainah,  M.Pd  mengucapkan salam sebagai pembuka.

 *_Assalamulaikum warahmatullahi wa barakatuh._*


*_Salam sejahtera untuk kita semua._*


Selamat malam sahabat hebat Indonesia yang tergabung dalam kelas Belajar Menulis Gelombang 30

 Bertemu kembali dengan saya *Emut* dari Lebak Banten. 

Alumni peserta Belajar Menulis PGRI asuhan Om Jay *gelombang 24* (Januari-Maret 2022).

Mari kita buka hati seluas-luasnya


RASA YANG HIJRAH

 _Oleh Emut Lebak_ 


Rumah itu tak lagi seperti mahligai

Sepasang rasa telah saling berpindah ke dalam palung tersunyi

Ia larut merangkai kepingan obsesi yang berujung ilusi

Sementara lainnya merayakan temu rindu di lain hati


Rumah itu seperti kutukan yang tak lagi didiami

Yang tersisa hanyalah kepingan debu kasmara yang bertangkut di cakrawala hati

Roman yang telah khatam menyisakan gelenyar nyeri 

Ketika rindu menikai tebing hening di sebalik ibtida


Cerita itu telah berai

Lakonnya telah merinai lalu usai


Biarkan rasa berhening cipta di pusara rindu yang tak bernisan

Tanda penakziman terakhir atas lirih mimpi yang telah mati


Semoga di zona pilantrofi berlatar silu, 

Siluetmu tak lagi mengundang ngilu 

Denting sunyi hanyalah simfoni berbau elegi di pelataran sepi yang syahdu tanpa candu 

karena hati telah ku jadikan ladang terlarang untuk tak lagi di tumbuhi rindu atas kamu.

 Sebelumnya,  saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Omjay, selaku *Founder sekaligus Guru Blogger Indonesia.* Karena dengan  belajar di kelas Beliaulah saya bisa memiliki buku karya sendiri. 


Juga ucapan terima saya yg tak terhingga kepada seluruh *Team Solid* dan narasumber di kelas menulis BM PGRI. Sungguh keikhlasan Beliau-Beliau dalam berbagi ilmu tanpa pamrih patut di apresiasi. Dari para Beliaulah yang telah menularkan virus  ngeblog dan virus cinta literasi. Hingga berhasil melahirkan puluhan penulis di setiap kelasnya.

Bapak Ibu malam ini kita sharing bareng2 tentang *Writing by Heart*

Ditemani mbak Momod mungil namun super lincah, dia sahabat saya dari Serang Banten. Kita seperjuangan di kelas menulis tanpa sekat dan batas ini


*Apa itu Writing by Heart?* 

Sejatinya menulis adalah ketrampilan tertinggi setelah membaca dan berbicara. 

Menulis dengan hati artinya jadikan hati sebagai inspirasi saat menulis. 

Jadikan hati sebagai sumber untuk mengolah ide dan inspirasi yang disampaikan melalui tulisan. 

Otak dan pikiran hanyalah alat dari proses menulis yang bersumber dari hati tersebut.

Tulisan adalah jiwa, setiap yang berjiwa pasti bisa menulis, tulisan dengan hati akan sampai ke hati



*Tips menulis dengan hati* 

1. Libatkan emosi. 

Emosi yang dimaksud disini adalah emosi yg positif ya.... 

Tulis apa saja yang kita rasakan, kita amati, dan kita dengarkan. Tulis semuanya apa adanya, tanpa perlu diedit terlebih dahulu. 

Jika kita menulis sambil mengedit tulisan kita tidak akan  jadi. 

Saat menulis libatkan emosi kita. Beri warna dan rasa pada tulisan kita. 

Saat kita menuliskan tentang kesedihan gambarkan kesedihan itu. Bagaimana rasanya sedih, tulis saja seperti kita sedang berbicara curhat pada  sahabat kita jika sedang sedih. 

Saat kita sedang marah sampaikan rasa amarah itu dalam kata kata. Sehingga seolah pembaca merasakan aura kemarahan kita.

 Mengapa suasana dan emosi dirasa perlu untuk diolah lalu dituangkan ke dalam tulisan? Karena saat kita menulis dengan memainkan suasana dan emosi, maka tulisan yang dibuat pun akan memiliki rasa sehingga pembaca pun akan menikmati tulisan yang dibuat.

Namun jangan salah menempatkan emosi, apabila kita sedang dalam keadaan marah atau sedih jangan memaksa untuk menulis tulisan yang menyenangkan karena mood nya tidak sesuai dengan ide yang akan dituliskan.

Dalam menulis, jangan ragu untuk menuangkan semua ide yang kita miliki. Anggap saja sama seperti menulis diary namun dengan berbagai bentuk tulisan. Saat sudah terbiasa, menulis pun akan menjadi kegiatan yang menyenangkan dan bahkan membuat candu kepada orang yang melakukannya

2. Libatkan panca indera. 

Tiga sahabat itu meringkuk ketakutan. Di tengah samudra biru, mereka terombang-ambing diatas kapal yang sudah lubang sana sini. Tangan mereka terikat jaring dengan kuat, sementara mulut kelu dalam gigil kedinginan. 

Dari kejauhan

Sesosok makhluk yang besar semakin mendekati mereka. 


Makhluk itu sangat besar, tingginya melebihi pohon kelapa. Badannya sebesar gedung tingkat delapan. Surainya mencuat tinggi berwarna keperakan disinari matahari. Entah makhluk apa yang mereka lihat. Matanya yang merah menampakkan amarah. Makhluk itu menghantamkan ekornya dengan kuat. 

Byuuuurrrr, seketika air laut bergejolak setinggi 30 meter. Baju mereka basah kuyup, rasa dingin bukan masalah terbesar mereka. 

Tapi tatapan marah ikan itu. Ikan itu semakin mendekati mereka. Satu ayunan sirip lagi, akan tiba dihadapan mereka.

Ooh bagaimana nasib ketiga sahabat itu selanjutnya?

Naah bagaimana saat bpk/ibu membaca paragraf ini? 

Tentu kita juga merasakan dingin, dan ketakutan seperti ketiga sahabat itu bukan. 

Jadikan tulisan kita memiliki rasa takut, senang, melalui melihat, mendengar, membau. Libatkan semua panca indera.

 3. Tulis sesuatu yang kita sukai. 

Bapak ibu pasti pernah merasa jatuh cinta kan? Bagaimana kita menggambarkan orang yang kita sukai. 

Hemmm pasti paket lengkap untuk mendeskripsikannya. 

Mulai wajahnya  penampilannya, sikapnya. Bahkan senyumnya pun kita bisa melukiskannya dengan jelas. 

Kenapa bisa seperti itu? 

Kuncinya karena *SUKA*

 Menulis adalah soal perasaan. Tidak cukup hanya pengetahuan, seorang penulis harus memiliki pemahaman. 

Pemahaman dimulai dari memahami diri sendiri baru memahami orang lain. 

Penulis yang punya rasa akan menjadi sensitif dan mampu menangkap banyak hal. Efek ke tulisan, tulisannya akan menjadi lebih dalam dan dapat dimaknai oleh pembaca karena menyentuh pembaca. Dengan melibatkan rasa, penulis akan merasakan pengalaman keterlibatan sesuatu yang menggelegak dari dalam dirinya dan hal itu kemudian akan ditangkap oleh pembacanya. Merasa nggak?

Menulis adalah seni. Seni adalah keindahan. Seni adalah kreativitas. Seni juga bisa berarti jalan. Dengan seni, penulis memiliki jalan yang otentik di dalam karya-karyanya yang sulit ditiru oleh orang lain. Jadi hal ini adalah sebuah ciri khas mendalam dari penulis.

 4. Jangan Mengharap Pujian. 

Niatkan dalam hati yang pertama kata2 berikut ini. 

UNTUK APA KITA MENULIS? 

Jika kita menulis hanya karena pujian, orientasi kita bukan pada segi manfaat tulisan kita. 

Tapi semata mata karena ingin dipuji. 

Dan saat tulisan kita sepi dari pujian maka kita akan badmood bahkan malas untuk menulis.

 Berbeda  dengan jika menulis semata2 karena ibadah ingin menebarkan sesuatu yg menghibur, yg bermanfaat. Dipuji atau tanpa dipuji kita akan terus melaju dengan tulisan kita.

 5. Who dan do. 

Who artinya kenali siapa yang akan membaca tulisan kita. 

Jika kita ingin tulisan kita mengena pada remaja maka posisikan diri kita sebagai remaja. Mulai dari gaya bahasa, topik dan hal- hal yang lagi digandrungi remaja. 

Jadikan diri bpk/ibu sebagai pembaca. 

*Do* artinya pesan apa yang ingin kita sampaikan pada pembaca. Dengan harapan pembaca akan melakukan apa yang kita tulis dan kita harapkan sesuai tujuan tulisan kita.

 6. READ AND READ. 

Seorang penulis hendaknya suka membaca. 

Ibarat kendaraan maka membaca adalah bahan bakar seorang penulis. Dengan membaca kita akan kaya akan ide, bahasa dan bahasan menulis.

 Dikutip dari Rencanamu.id (24/09/18), hasil dari penelitian Stephen D. Krashen dalam bukunya yang berjudul Writing: Research, Theory, and Application, bahwa ada hubungan antara kegiatan membaca dan menulis. Responden yang merupakan para penulis itu ternyata gemar membaca sejak kecil dan mengaku sudah terbiasa menulis sejak masih sekolah.

Jadi, semakin banyak seseorang membaca, wawasan dan pengatahuannya pun akan semakin luas, sehingga memiliki banyak referensi atau ide untuk menulis. Dengan kata lain, tiap kalimat yang dituliskan akan mengalir mudah, karena sudah mempunyai bekal informasi.

 7. JUJUR

Mulutmu bisa berbohong tapi tulisanmu tidak

kata orang apa yang tertulis tak mampu berbohong bahwa tulisan adalah isi hati penulis, saat matamu bisa berbohong maka tulisanmu tidak, artinya tulisan kita adalah gambaran dari kita.

 8. Konsisten. 

Poin yang ke 8 ini sangat mudah dikatakan tapi susah dilakukan. 

Ibarat berjalan selalu ada karang  yang menghadang

angin badai menerpa, meruntuhkan kesadaran. 

Tapi yakinlah itu semua hanya kerikil tajam sandungan

Kan memperkokoh genggaman tangan dalam satu TUJUAN yakni menjadi penulis

Saat lelah mendera, pikiran buntu, atau _writer block_ menyerang istirahatlah. Tapi setelah itu ayunkan kaki lebih tinggi.

Tulisan yang dibuat dengan hati akan sampai pada hati pula. 

Tulisan itu akan membius dan membekas dihati pembacanya

 Saat tulisan kita memiliki soul, maka tulisan itu tidak akan membosankan. Melekat dalam ingatan.


1. Lebih menyentuh pembaca

Tulisan yang dihasilkan dari luapan emosi, akan lebih menggugah pembaca. Sebaiknya tulisan yang datar, akan terasa membosankan.

Saat menulis, Anda tidak hanya memproduksi kata-kata, namun Anda tengah memproduksi rasa. Maka hadirkan perasaan dan emosi positif saat menulis. Instal dalam diri Anda emosi positif sehingga membanjiri diri Anda selama proses menulis. Emosi positif ini akan membimbing untuk terus menerus mengeluarkan kata-kata. Coba rasakan tulisan Anda yang terbimbing oleh emosi positif, pasti sangat berbeda dengan apabila tulisan terbimbing oleh emosi negatif.


2. Ketika kita sedang menulis sebuah novel sepenuh jiwa, maka tulisan tersebut akan memiliki nyawa dan seolah-olah bisa dirasakan secara nyata oleh pembaca. Kita pasti pernah kan membaca sebuah buku yang membuat kita merasa masih larut dalam cerita meskipun sudah selesai membacanya? Bisa jadi penulis buku tersebut sangat menjiwai tulisannya.

3. Lebih mudah menyusun cerita. 

Tentu kita pernah merasakan _Writer Block._ Tak ada ide menulis. 

Jangankan menulis paragraf. Membuat kalimat saja kadang tak terangkai. 

Maka cobalah menulis dengan hati. 

Tulis semua yang ada disekeliling kita, rasakan dengan indera kita. 

Tulis saja, tanpa mengindahkan kaidah penulisan. 

Tulis seolah kita berbicara. 

Menulislah dengan berbagi rasa lewat abjad, dan menyentuh hati pembaca lewat tulisan.

 Bandingkan dua tulisan ini 

Contoh menulis melibatkan hati dan tidak melibatkan hati

1. Hari ini hujan turun dengan lebat. Budi sang penjual koran duduk kedingian di trotoar dengan menahan rasa lapar. 

2. Awan mendung terlihat menghitam, suara tetesan hujan semakin menderas. Sesekali terdengar cahaya kilat dan suara petir memekakkan telinga. Si budi kecil penjual koran, menggigil dalam beku. Matanya perih menahan tetesan hujan. Mulutnya membiru, seakan membeku. tangan dan kakinya kelu dan lunglai menahan lapar seharian. Tuhan berikan rezeki untuk bisa kumakan hari ini pintanya syahdu memandang awan kelabu.

Contoh no 2 tentu lebih menyentuh dan ngena karena di tulis sepenuh hati, beda dengan nomor 1 yang terasa datar.

Sesi berikutnya adalah tanya jawab yang dipandu oleh moderator. 

P 1

Bismillah.

Saya Rosjida peserta KBMN ingin bertanya :

1. Jika kita sedang menulis sesuatu ttg kebahagiaan sedangkan saat kita menulis berada dalam emosi kesedihan,apakah kita harus jeda sejenak atau membayangkan rasa yg sama dengan apa yg kuta tulis?

2. Kata sebagian orang, penulis yg melibatkan jiwanya jika menemui kesedihan dalam hidupnya maka sembuhnya akan lebih lama dari rata-rata kebanyakan orang.

Apakah Ustadah Emut setuju dg hal ini? Bgmn solusinya agar cepat "sembuh" ?


Makasih Tadah Emut.

Tak lupa makasih Mbak Ovi 🥰


J1

Waalaikum salam Bu Rosjida. Salam kenal

1. Rasa sedih, gembira dan haru semua bersumber dari hati. Hanya berbeda warna. Ibaratnya merah gambaran marah, kuning itu gembira, dan biru gambaran rasa sedih. 

Tidak perlu jeda jika ingin menulis. Kita hanya perlu mengubah warna emosi kita. 

Sejenak lupakan warna biru dan merahmu. Bayangkan keceriaan dan kegembiran. 

Disamping itu akan jadi terapi self healing  yang mengobati kesedihan, tulisan kita juga lebih daoat 'feel' nya

2. Tidak. 

Bahkan penulis memiliki kesempatan sembuh lebih cepat dibandingkan kebanyakan. 

Caranya adalah dengan self healing dalam tulisan. 

Selain menyembuhkan juga akan menghasilkan karya. 

Tak percaya??? 

Coba saja tuliskan kegalauan hati ibu, maka akan segera mereda

 P2. 

Izin bertanya 

Ibu Narsum

Atin. Serang

Berkaitan dengan menulis tidak mengharap pujian 

Saya sendiri ketika menulis ingin pembaca menentukan komentar pujian yang akan memberikan pengaruh motivasi diri.

Misal bagus artikelnya 

Sebagai penulis pemula. Hal ini cukup berarti Bu

 Bagaimana apakah itu salah? 

Dan apa solusinya

J2

Salam kenal bu Atin


Pujian dimaksud disini adalah pijian yang akan membuat kita terlena. 

Pujian yg akan membuat kita lupa apa visi misi utama kita dalam menulis. 

Sehingga saat sepi pujian, kita akan malas menulis. 


Walaupun tak dapat dipungkiri pujian itu membuat kita lebih termotivasi. 

Jadikan ibadah sebagai motivasi menulis, maka tulisan kita akan kebih bermakna.

 P3.

Romlah 

Assalammu'alaikum mbaa, mau tanya kan untuk menulis, kita harus banyak membacaa, nah kalau bacaam kita yang sedih2 atau berat2 nanti masuk alam pikiran ga yaaa krn pernah dengar dan baca, kita harus jaga apa yang kita lihat, baca dan dengar 🙏😍

 J3

Waalaikum salam mbak Romlah. Bacaan yang bermutu tidak hanya melulu bernuansa sedih. Bacaan bermutu adalah bacaan yang setelah kita membacanya kita akan mengalami perubahan yang lebih baik. Misalnya lebih meningkat motivasi untuk berusaha, beribadah atau bekerja. Atau bacaan yang setelah kita membacanya pikiran kita jadi lebih fresh dan terhibur. Bahkan menghadirkan rasa lega, bahagia dan damai. Jadi pilih bacaan yang bermutu. Walaupun sebenarnya bacaan sedih itu tidak ada salahnya. Karena akan lebih mengolah rasa dan emosi kita. begitu buu

 P4.

Sumarni 

Jakarta Selatan

Pertanyaan:

1. Apa yang dimaksud clue?

2. Saat akan menulis selalu bingung membuat judul. Bagaimana caranya?


J4

Salam kenal bu Sumarni. Yang dimaksud clue di sini adalah poin penting dari sebuah topik bahasan, bisa juga berarti petunjuk dan penanda. Jika saat akan menulis selalu bingung membuat judul, maka keluarlah dari zona nyaman Anda. Berjalan-jalan mengamati lingkungan sekitar, mengganti rutinitas dengan hal yang baru atau bisa mengamati aktivitas orang orang di sekeliling kita. Biasanya nonton film bisa cepat memunculkan ide ide baru.

 P5.

Assalamualaiku Teh Mut Narsum yg luar biasa dan Ade Ovi yang oke

Perkenalkan nama saya Fannie Radjib  dari Tangerang , mohon izin bertanya

1. Bagaimana kiat kiatnya agar konsisten di dalam menulis ??

2. Agar tulisan kita disukai oleh orang lain , kira kira tulisan kita harus di tambah bumbu apa ya??

3. Saya tipe orang yang melow dan gampang tersentuh hatinya , maka tulisan saya terkadang membuat pembaca berurai air mata , apakah artinya tulisan saya sudah masuk ke dalam katagori berhasil menarik minat baca??

Hatur nuhun teh Mentor dan Ade Narasumber

 J5

Waalaikum salam Hay mba Fannie bgmn kabarnya. 1. Kiat untuk menulis antara lain :Biasakan Membaca Setiap Hari. ...

☝️Biasakan Menulis Setiap Hari. ...

☝️Jangan Terlalu Perfeksionis. ...

☝️Tulis Ide Jika Tiba Tiba Muncul di Kepala. ...

☝️Mencari Ide dari Kegiatan atau Kejadian Lain, Selain Membaca. ...

☝️Menulis dengan Hati.

 Pertanyaan yang kedua: 

Tulis sesuatu yang kekinian dan menjadi trend saat ini. Sehingga tulisan kita lebih fresh dan banyak dicari pembaca, yang kedua tambahkan rasa yang akan membuat tulisan kita lebih bermakna. Yang ke 3 jangan terlalu mengada-ngada. Tulisan yang jujur dan apa adanya lebih menarik hati pembaca.

 Pertanyaan ke tiga. Selamat mbak Fanny tulisan mbak sudah masuk kategori menulis dengan hati. Karena setiap rasa yang ingin mbak gambarkan dapat ditangkap pembaca. Kerennnn. Terus berproses menjadi lebih kereen ya mbak say. Semangatss


P6.

Malam mba

Acara super yg sdh sy tunggu sekian lama


Saya seorg guru matematika

Memulis puisi asal kena

Penguasaan diksi di bawah lima

Mohon arahan agar puisi saya jadi lebih puitis dan bermakna


Terima kasih

Ibu Reen

Tangerang

58 thn


J6

Salam kenal bu Reen dari tangerang, sy asli Lebak satu provinsi kita🤭


Cara menulis puisi

1. Menentukan Tema

Sebelum menulis bait puisi, tentukan dahulu tema puisi yang ingin dibuat. Tujuannya agar saat kita menulis puisi mengerti akan membuat kata-kata seperti apa. 


2. Diksi

Diksi merupakan kata dalam tulisan yang digunakan untuk memberi makna sesuai dengan keinginan penulis. Dengan menggunakan diksi, puisi akan terlihat lebih puitis dan bermakna


3. Menggunakan Majas

Puisi akan kurang jika si penulis tidak menggunakan majas. Dalam menulis puisi, seseorang dituntut untuk menggunakan gaya bahasa yang bebas. 


4. Kembangkan Bait

Pertanyaan sudah habis,selanjutnya narasumber memberikan pernyataan penutup 


 Mohon maaf jika selama membersamai sahabat saya mempunyai kekurangan dan kesalahan. 

Uluran maaf setulus hati, bagi kesalahan yang mungkin tak sengaja melukai. 

Mari bergandengan tangan untuk menyemarakkan literasi di negeri tercinta. Bersama kita pasti bisa menebar warna indah dalam goresan karya. 

Selamat malam, sampai berjumpa lagi. 

Izinkan saya undur diri. 


Wassalamualaikum wr wb. 

See you next time, sobat👋🏻👋🏻👋🏻

 Moderator menjawab salam dardari narasumber dan dilanjutkan dengan menutup acara.

Waalikum salam  Tazah.

Masya Allah  materi yang liar biasa malam ini.

Untaian kata penuh diksiMateri yang sangat berarti 

Menulis dengan hati tak hanya dengan jari.

Menulis dari hati maka akan sampai ke hati

Saya sebagai Moderator 

Memohon maaf atas segala kekurangan penampilan saya malam ini dalam membersamai ibu bapak semua 

Terima kasih  kepada Narasumber Ustazah Mutmainah  atas materinya yang luar biasa 

Namun kami hanya bisa membayar dengan  3 M

Makasih makasih makasih 🙏😊

Selasa, 21 November 2023

Festival Kolaborasi Komunitas Guru Jateng, DIY, Jabar dan DKI, Hari -1

 



Resume oleh Mustamir, S.Pd 
21 Nopember. 2023



Berikut ada video tentang bullying, Bapak/Ibu bisa menyimak pada video berikut https://www.youtube.com/watch?v=Rhinz16z7tM

Bullying dilakukan melalui tiga karakteristik berikut: disengaja (untuk menyakiti), terjadi secara berulang-ulang, dan ada perbedaan kekuasaan. Seorang pelaku bullying memang bermaksud menyebabkan rasa sakit pada korbannya, baik menyakiti fisik atau kata-kata atau perilaku yang menyakitkan, dan melakukannya berulang kali. Anak laki-laki lebih mungkin mengalami bullying fisik, sedangkan anak perempuan lebih mungkin mengalami bullying secara psikologis, walaupun jenis keduanya tentu cenderung saling berhubungan.


Bullying adalah pola perilaku, bukan insiden yang terjadi sekali-kali. Anak-anak yang melakukan bullying biasanya berasal dari status sosial atau posisi kekuasaan yang lebih tinggi, seperti anak-anak yang lebih besar, lebih kuat, atau dianggap populer sehingga dapat menyalahgunakan posisinya.


Anak-anak yang paling rentan menghadapi risiko lebih tinggi untuk di-bully seringkali adalah anak-anak yang berasal dari masyarakat yang terpinggirkan, anak-anak dari keluarga berpenghasilan rendah, anak-anak dengan penampilan atau ukuran tubuh yang berbeda, anak-anak penyandang disabilitas, atau anak-anak migran dan pengungsi.


Bullying dapat terjadi baik secara langsung atau online. Cyberbullying sering terjadi melalui media sosial, SMS / teks atau pesan instan, email, atau platform online tempat anak-anak berinteraksi. Orang tua mungkin tidak selalu mengikuti apa yang dilakukan anak-anak mereka di platform ini, sehingga sulit untuk mengetahui kapan anak sedang terpengaruh.


Kasus Bullying ternyata banyak sekali terjadi di lingkungan sekolah. Seperti kasus yang viral di media sosial dan berita televisi ya Bapak/Ibu, seorang siswa kelas 1 SMP yang dibully temannya hingga jatuh bahkan kakinya hingga diamputasi. Bullying tentu akan berpengaruh pada proses belajar siswa di sekolah dan prestasinya. Untuk itu,  Satuan pendidikan perlu membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) dan pemerintah daerah provinsi, kabupaten/kota membentuk Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan untuk memastikan adanya respon cepat penanganan kekerasan ketika terjadinya kekerasan di satuan pendidikan.

 Nah apakah bapak/ibu guru di sekolah pernah menemui salah satu atau beberapa siswa siswinya yang dibully oleh siswa siswi yang lainnya?

 Apakah Bapak/Ibu guru sudah membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di sekolah?

 Apakah sudah efektif dalam melaksanakan tugasnya? Tentunya, tim tersebut ditugaskan untuk mencegah terjadinya kekerasan di sekolah secara efektif ya Bapak/Ibu?

Nah Bapak/Ibu bisa cek di web https://referensi.data.kemdikbud.go.id/tppk/tppk/wilayah apakah sekolah bapak/ibu sudah mendaftarkan TPPK Bullying

apabila belum bapak ibu bisa membentuk tim tersebut dengan mendaftarkan melalui Aplikasi Dapodik sekolah Bapak/Ibu masing-masing

Bapak/Ibu bisa membentuk Tim Pencegahan dan Penangan Kekerasan (TPPK) dengan mengikuti langkah-langkah yang ada pada infografis tersebut 😊😊

Tugas dan Fungsi TPPK di satuan pendidikan: 

1. Menyampaikan usulan atau rekomendasi program pencegahan kekerasan kepada kepala satuan pendidikan.;

2. Memberikan masukan atau saran kepada kepala satuan pendidikan mengenai fasilitas yang aman dan nyaman di satuan pendidikan.

3. Melaksanakan sosialisasi kebijakan dan program terkait pencegahan dan penanganan kekerasan bersama dengan satuan pendidikan;

4. Menerima dan menindaklanjuti laporan dugaan kekerasan;

5. Melakukan penanganan terhadap temuan adanya dugaan kekerasan di lingkungan satuan pendidikan;

6. Menyampaikan pemberitahuan kepada orang tuawali dari peserta didik yang terlibat kekerasan;

7. Memeriksa laporan dugaan kekerasan;

8. Memberikan rekomendasi sanksi kepada kepala satuan pendidikan berdasarkan hasil pemeriksaan;

9. Mendampingi korban dan atau pelapor kekerasan di lingkungan satuan pendidikan;

10. Memfasilitasi pendampingan oleh ahli atau layanan lainnya yang dibutuhkan korban, pelapor, dan atau saksi;

11. Memberikan rujukan bagi korban ke layanan sesuai dengan kebutuhan korban kekerasan;

12. Memberikan rekomendasi pendidikan anak dalam hal peserta didik yang terlibat kekerasan merupakan anak yang berhadapan dengan hukum; dan

13. Melaporkan pelaksanaan tugas kepada kepala dinas pendidikan melalui kepala satuan pendidikan paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun.

 TPPK juga memiliki kewenangan untuk:

1. Memanggil dan meminta keterangan pelapor korban saksi terlapor orang tua atau wali pendamping dan atau ahli.

2. Berkoordinasi dengan satuan pendidikan lain yang melibatkan korban saksi pelapor dan atau terlapor dari satuan pendidikan yang bersangkutan jika kekerasan yang terjadi melibatkan satuan pendidikan lain dan

3. Berkoordinasi dengan pihak lain untuk pemulihan dan identifikasi dampak kekerasan seperti psikolog tenaga medis tenaga kesehatan pekerja sosial rohaniawan dan atau profesi lainnya sesuai kebutuhan.

Anggota TPPK dibentuk dengan jumlah ganjil atau paling sedikit tiga orang dengan perwakilan dari pendidik dan komite sekolah atau perwakilan orang tua atau wali. Jika diperlukan perwakilan tenaga kependidikan juga dapat menjadi anggota TPPK sebagai tenaga administrasi. Namun bagi satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang tidak dapat membentuk TPPK karena sumber daya manusianya tidak mencukupi tugas dan wewenang TPPK dilaksanakan oleh beberapa satuan PAUD yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan. Sehingga pelaksanaan tugas dan fungsinya sebagai TPPK akan bertanggungjawab kepada kepala Dinas Pendidikan.


Sedangkan untuk satuan pendidikan nonformal seperti pendidikan kesetaraan yang tidak memiliki komite sekolah maka TPPK cukup beranggotakan dari unsur pendidik.

Syarat pembentukan TPPK dan Satuan Tugas

Persyaratan untuk bergabung menjadi anggota TPPK maupun satgas antara lain: 


1. tidak pernah terbukti melakukan kekerasan 

2. tidak pernah terbukti dijatuhi hukuman pidana dengan ancaman lima tahun atau lebih yang telah berkekuatan hukum tetap dan/atau 

tidak pernah dan atau tidak sedang menjalani hukuman disiplin pegawai tingkat sedang maupun berat


Baik anggota TPPK maupun satgas akan berakhir masa keanggotaannya apabila: 


1. masa tugas anggota TPPK atau satgas berakhir yaitu dua tahun bagi TPPK dan empat tahun bagi satgas 

2. meninggal dunia 

3. mengundurkan diri 

4. tidak lagi memenuhi syarat keanggotaan seperti yang telah disebutkan sebelumnya  

5. terbukti melakukan kekerasan berdasarkan pemeriksaan kasus kekerasan yang dilakukan Satuan Tugas  

6. menjadi tersangka tindak pidana kecuali tindak pidana ringan 

7. berhalangan tetap yang mengakibatkan tidak dapat melaksanakan tugas 

8. pindah tugas atau mutasi

Senin, 20 November 2023

MENULIS BUKU CERITA DIGITAL. KBMN 30 HARI KE-16

 Oleh : Mustamir,S.Pd 


Pertemuan ke-16,

 Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) 30 

Senin,20 November 2023
Sumber : Daring Via WA Group KBMN 30 dan zoom meeting. 


Pertemuan kali ini sangat menarik dan kekinian bersama narasumber yang luar biasa yaitu Ibu  Nur Dwi Yanti, M.Pd (NDY) dan didampingi moderator handal Raliyanti, S.Sos., S.Kom., M.Pd.

Di dunia digital saat ini menjadi bagian dari hidup kita, baik tua, muda, semua akrab dan tak bisa lepas dari digital. Dalam kepenulisan era paper mode telah tergantikan dengan era digital seperti  E-book atau Buku digital, menjawab tantangan era sekarang. 
Bagaimana menjadikan kita dari peminat buku digital menjadi penulis dan kreator buku digital?

Kelas malam ini hadir untuk menjawab tantangan saat ini.  melalui kelas virtual by zoom malam ini. Bersama pakar IT, yang akan menjawab segala tanya kita tentang Menulis Buku Cerita  Digital. Join Zoom Meeting; https://us06web.zoom.us/j/83896807133?pwd=MU2gaoPjaFcB2bOz4CTTCpBSTDzyYD.1. Meeting ID: 838 9680 7133

Berikut adalah cuplikan dari zoom meetingnya. 



Salah satu buku digital  yang sudah di buat oleh mba NDY https://heyzine.com/flip-book/ad5d151abc.html dan https://online.flippingbook.com/view/198639652/  Dan dari praktek di zoom meeting malam ini menghasilkan  Buku digital yangbisa dilihat di link https://heyzine.com/flip-book/8f3ec18e3c.html
 
Perlu mendalami lagi canva, karena menggunakan canva itu  sangat menarik tampilannya.

Adapun keseluruuhan proses berjalannya zoom meeting acara malam ini disimak di link youtube di bawah:


Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab, berikut adalah cuplikan dari tanya jawab tersebut. 




Tetaplah berkarya jangan takut gagal sehingga takut untuk mencoba, karena setiap kegagalan adalah awal dari menuju keberhasilan. (NDY)

Minggu, 19 November 2023

FESTIVAL GURU 2023 DAN INSIGHTNYA


 


Dalam rangka Peringatan Hari Guru Nasional,ORBIT360, berkolaborasi dengan berbagai pihak,telah menyelenggarakan FESTIVAL GURU 2023, program berbagi pengetahuan dan inspirasi dari para tokoh dan pakar melalui 50 kelas inspirasi untuk 10.000 guru hebat se-Indonesia, yang seluruhnya diselenggarakan secara daringmulai dari tanggal 17 sampai 19 Nopember 2023.

Kelas-kelas tersebut  mengangkat beragam tema yang bermanfaat dalam pengembangan kapasitas guru, seperti kepemimpinan, kreativitas, inovasi, komunikasi, seni dan budaya, literasi digital, penggunaan teknologi, kesehatan, parenting, pedagogi, sustainability, lingkungan, pengelolaan keuangan, penulisan, pemanfaatan sosial media, dll.

Setiap kelas diselenggarakan secara daring dalam durasi 45-60 menit dan diikuti oleh puluhan hingga ratusan guru dari seluruh Indonesia. Peserta berkesempatan berinteraksi langsung dalam sesi diskusi dengan narasumber.

Berikut adalah penjelasan dari salah satu pematerinya yaitu Coach Kang Zul. 




berikut adalah link materi dari Coach Kang Zul:







Selanjutnya materi dari Bapak Pambudi Sunarsihanto:





Materi berikutnya adalah PJBL dari Bapak Indra Charismiadji;



Materi selengkapannya ada di link berikut:


INSIGHT FESTIVAL GURU 2023

Banyak materi materi keren di Festival Guru 2023. Banyak hal yang saya dapatkan walaupun zoomnya hanya satu jam tapi mendalam maknanya. 

Santi libra

Insight

Menjadikan anak sebagai pembelajar dimulai dari guru yang hebat.

Guru yang hebat adalah guru yang mampu mengajar dengan metode belajar yang dibutuhkan siswa..

Setiap belajar adalah proses. Baik bagi guru ataupun siswa. Pemahaman dari hal kecil jika terus mengikuti proses belajar akan menjadi hal besar bahkan mampu menjelaskan dan memperbaiki proses tersebut.

Guru yang keren adalah guru yang haus ilmu. Selalu mau belajar dan terus menerus belajar sepanjang hayat. Upgrade dan kembangkan diri agar mindset terbuka wawasan bertambah. *Gurunya Merdeka Muridnya Bahagia.*

Lisa Triana

Insight

Dunia digital tidak peduli siapa anda, bagi mereka yg tutup mata akan digital akan terus di lindas oleh zaman. 

Mereka yang mampu bertahan dan berkembang adalah mereka yang mau belajar mengikuti perkembangan zaman

Maharani.

Salam kenal bapak ibu, ijin berbagi insight yg saya peroleh hari ini setelah tadi mengikuti 2 kelas festival guru yaitu :

1. Kelas Branding Guru : penting untuk kita mem branding diri, seperti apa diri kita ingin dilihat / diketahui orang. Sehingga menurut saya  pribadi ini akan membuka peluang yang lebih luas untuk kita berbagi maupun memperoleh rezeki. 

2. Kelas literasi digital : penting untuk kita belajar dan mengajarkan ber literasi tentang dunia digital yang saat ini ada di genggaman semua orang, termasuk anak anak kita, sehingga kita bisa lebih aman dan bijak dalam menggunakannya.