Cari Blog Ini

Senin, 06 November 2023

MENULIS CERITA FIKSI - RESUME HARI KE-10 KBMN 30

 

MENULIS CERITA FIKSI
Oleh: Mustamir, S.Pd
pertemuan: 10
KBMN 30


*Sastra adalah sebuah kemewahan, fiksi adalah sebuah kebutuhan.*

( Gilbert K. Chesterton) 


_Jurnalisme membuat para pembacanya bisa menjadi saksi sejarah_

*Sedangkan*

_Karya fiksi memberi kesempatan kepada pembacanya untuk menghidupkannya._



Apa yang terlintas di dalam benak Anda, saat membaca kata *FIKSI?*


Mungkin teringat dengan  nama Helvy Tiana Rosa, Asma Nadia, Tere Liye dan banyak lagi penulis populer yang karyanya telah menggugah serta menjadi inspirasi  banyak orang.  Ingin meneladani dan mengikuti jejak mereka? 

Senin, 6 November 2023, pukul 19.00 wib, Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) Ke 30 PGRI kembali dimulai. Ahmad Soleh, S.Pd.Gr sebagai moderator memandu kegiatan malam ini. Pertemuan ke 10 malam ini, menghadirkan Sudomo, S.Pt sebagai Narasumber, dengan nama pena belaiu Mazmo. Tema kelas kali ini yaitu KIAT MENULIS CERITA FIKSI.

Moderator memulai kelas dengan salam dan sebait puisi
Ditemani semilir angin malam
Menatap Mega yang gulita
Semangat peserta KBMN 30 terus menyala
Laksana pandawa berjuang demi semesta

Acara dibuka oleh moderator.

 Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Ditemani semilir angin malam

Menatap Mega yang gulita

Semangat peserta KBMN 30 terus menyala

Laksana pandawa berjuang demi semesta


Selamat malam Bapak/Ibu pejuang literasi Indonesia!


Apa kabar semuanya?


Semoga Bapak/Ibu selalu dalam Rahmat Allah Tuhan sekalian alam.

Semoga di pertemuan ke-10 ini bapak/ibu rekan-rekan semua makin bersemangat dan bergairah mengikuti kegiatan KBMN 30.


Sebelum memulai pembelajaran malam ini, marilah kita berdoa agar pembelajaran kita malam ini berjalan dengan lancar. 

Perkenalkan saya Ahmad Soleh sebagai moderator yang akan membersamai bapak ibu hebat Nusantara.

Saya akan mendampingi Narasumber kita yang luar biasa, dengan materi KIAT MENULIS CERITA FIKSI

Bapak/Ibu tentunya pernah menulis atau membaca puisi, cerpen, novel dan berbagai cerita fiksi.


Malam ini kita akan belajar langsung dengan ahlinya agar kita dapat menulis cerita fiksi.

Seru pastinya ๐ŸŽ‰

Pembelajaran malam ini dibagi menjadi 4 sesi:
1. Pembukaan
2. Pemaparan materi 
3. Tanya Jawab 
4. Penutup 

Bagi yang ingin bertanya, silakan menggunakan format nama, asal sekolah, dan pertanyaan. Kirim ke 085716616251

Berdoa dipersilahkan…

Perkenalkan saya Ahmad Soleh sebagai moderator yang akan membersamai bapak ibu hebat Nusantara.

Saya akan mendampingi Narasumber kita yang luar biasa, dengan materi

KIAT MENULIS CERITA FIKSI

Bapak/Ibu tentunya pernah menulis atau membaca puisi, cerpen, novel dan berbagai cerita fiksi.

Malam ini kita akan belajar langsung dengan ahlinya agar kita dapat menulis cerita fiksi.

Bapak/Ibu tentunya pernah menulis atau membaca puisi, cerpen, novel dan berbagai cerita fiksi.


Malam ini kita akan belajar langsung dengan ahlinya agar kita dapat menulis cerita fiksi.
Seru pastinya ๐ŸŽ‰
Pembelajaran malam ini dibagi menjadi 4 sesi:
1. Pembukaan
2. Pemaparan materi 
3. Tanya Jawab 
4. Penutup 

Bagi yang ingin bertanya, silakan menggunakan format nama, asal sekolah, dan pertanyaan. Kirim ke 085716616251
Jangan lupa untuk mengisi presensi di https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSfdPc014kaIOcOZqZP4QclTHCEUvLQcmHPCV_FEhwhdT1gXyA/viewform?usp=pp_url


Pemateri kita malam ini adalah seorang yang hebat dalam dunia tulis menulis fiksi.
Beliau juara 1 lomba blog PGRI tingkat nasional dan sering menjuarai lomba literasi di NTB.
Saat ini beliau sebagai Duta teknologi NTB 2023
Mungkin ada yang sudah kenal dengan beliau
pemateri malam ini yaitu Sudomo, S.Pt.

Tentu dengan kopi dan cemilan yang sudah menemani akan menjadi mood booster untuk menyimak materi dan membuat resume tercepat ๐Ÿ˜
Jangan lupa siapkan pertanyaan, akan ada hadiah buku untuk resume dan pertanyaan yang terpilih๐Ÿ˜
Silakan untuk narasumber kita malam hari ini Sudomo, S.Pt. dipersilahkan...
 
Nara sumbermemulai memberikan materi:

Terima kasih, Pak Soleh
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Salam dan bahagia

Bapak/Ibu Guru Hebat se-Nusantara, izin berbagi terkait materi Kiat Menulis Cerita Fiksi
Saya percaya Bapak/Ibu hadir malam ini di sini dengan membawa gelas berisi air masing-masing
Ada yang gelasnya sudah penuh berisi ilmu cerita fiksi. Namun, mungkin saja masih ada yang belum terisi setengahnya.
Karena itu mari berbagi agar pada akhirnya kita bisa saling mengisi air di dalam gelas
Sebelum saya berbagi materi, ada beberapa pertanyaan yang bisa Bapak/Ibu jawab melalui moderator malam ini
Assalamu'alaikum Wr. Wb
Saya Zulkifli dari Aceh Utara.
Menulis cerita fiksi adalah menulis dengan imajinasi tingkat tinggi dan itu suatu kelebihan yang dimiliki oleh penulis cerita fiksi.


Tentunya puisi tepat menggambarkan materi kelas kali ini, yakni tentang tulisan fiksi. "Bapak/Ibu tentunya pernah menulis atau membaca puisi, cerpen, novel dan berbagai cerita fiksi. Malam ini kita akan belajar langsung dengan ahlinya agar kita dapat menulis cerita fiksi," begitu kalimat moderator mengawali tema malam ini.

Narasumber mengajukan beberapa pertanyaan, sebelum menyampaikan materinya. Jawaban kami kirimkan kepada moderator. Waktu untuk setiap pertanyaan yaitu selama 5 menit.

Pertanyaan 1

Apa yang memotivasi Bapak/Ibu untuk belajar menulis cerita fiksi?

Jawaban peserta pun beragam. Saya sendiri menulis fiksi seperti cerpen dan novel belum pernah sama sekali, kalo menulis puisi sering juga tetapi sebatas akrostik dan belum penuh dengan diksi-diksi yang menghipnotis pembaca. Menulis fiksi ini menjadikan hal baru yang ingin saya pelajari, karena saya masih lebih mudah menulis non fiksi seperti artikel-artikel ilmiah.

Melalui pertanyaan-pertanyaan pemantik ini, ternyata Narasumber sedang melakukan asesmen diagnostik untuk memetakan pengetahuan awal para peserta. Seperti yang saya lakukan di kelas sebelum memulai pembelajaran. He he

Pertanyaan 2

Ceritakan pengalaman Bapak/Ibu dalam menulis cerita fiksi

Pengalaman saya selama menulis cerita fiksi yaitu saya beberapa kali pernah menulis cerita anak, selain itu saya juga menulis puisi, pantun, gurindam, sajak. Kebetulan naskah cerita anak yang saya tulis pernah mendapatkan juara 3 dalam sebuah event menulis dari Wadas Kelir Publishing.

Jawaban peserta pun semakin beragam. Ada yang merasa lebih sulit menulis cerita fiksi dibandingkan non fiksi. Ada juga peserta yang senang menulis fiksi karena bisa bebas berimajinasi. 

Berikut beberapa karya Mazmo yang telah diterbitkan, baik dari penerbit mayor maupun penerbit Indie. 

Sumber: dok.pri Sudomo, S.Pt

 Syarat yang wajib dimiliki agar bisa menghasilkan cerita fiksi yang menarik antara lain :

  1. Komitmen dan Niat yang Kuat: Komitmen adalah kunci utama dalam menulis cerita fiksi. Anda perlu memiliki niat yang kuat untuk menyelesaikan cerita Anda. Ini akan membantu Anda tetap fokus dan melewati tantangan yang mungkin timbul selama proses penulisan.
  2. Kemauan dan Kemampuan Melakukan Riset: Terlepas dari seberapa fiktif cerita Anda, pengetahuan tentang hal-hal seperti lokasi, latar belakang sejarah, atau bahkan sifat-sifat karakter Anda dapat memberikan cerita Anda kedalaman yang lebih besar. Kemauan dan kemampuan untuk melakukan riset adalah penting dalam menambahkan elemen realisme pada cerita Anda.
  3. Banyak Membaca Cerita Fiksi: Membaca cerita fiksi lainnya adalah salah satu cara terbaik untuk memahami genre dan gaya penulisan yang berbeda. Ini juga dapat memberikan inspirasi dan membantu Anda mengembangkan intuisi untuk narasi yang baik.
  4. Mempelajari KBBI dan PUEBI: Pemahaman yang baik tentang tata bahasa dan penggunaan kata-kata dalam Bahasa Indonesia sangat penting dalam menulis cerita fiksi. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) adalah sumber referensi yang sangat berguna.
  5. Memahami Dasar-dasar Menulis Cerita Fiksi: Ini melibatkan pemahaman tentang elemen-elemen cerita seperti plot, karakter, konflik, tema, dan pengaturan. Mengetahui cara mengembangkan elemen-elemen ini secara efektif adalah inti dari menulis cerita fiksi yang baik.
  6. Siap Menjaga Konsistensi Menulis Cerita Fiksi: Konsistensi adalah kunci dalam membangun keterampilan menulis. Menulis secara teratur, bahkan jika itu hanya beberapa paragraf sehari, dapat membantu Anda mengasah kemampuan Anda dan menjaga kreativitas mengalir.

Dengan menerapkan keenam elemen ini, Anda akan memiliki dasar yang kuat untuk menjadi penulis cerita fiksi yang sukses. Ingatlah bahwa kesuksesan dalam menulis memerlukan waktu dan usaha, tetapi dengan komitmen dan dedikasi, Anda dapat mencapainya.

Dasar-dasar menulis cerita fiksi :

  1. Tema: Tema adalah ide pokok atau pesan yang ingin Anda sampaikan melalui cerita Anda. Ini adalah inti dari apa yang ingin Anda ungkapkan kepada pembaca. Tema bisa menjadi konsep umum seperti "cinta," "pengorbanan," atau "perubahan," dan itu memberikan arah bagi cerita Anda.
  2. Premis: Premis adalah ringkasan cerita fiksi dalam satu kalimat yang terdiri dari karakter, tujuan tokoh, rintangan/halangan, dan resolusi.dasar konseptual dari cerita Anda. Ini menjelaskan situasi, masalah, atau konflik yang akan dijelajahi dalam cerita Anda. Premis biasanya menjawab pertanyaan, "Apa yang akan terjadi jika...?" dan membentuk dasar dari cerita Anda.

Contoh premis novel Harry Potter yang cukup terkenal, yaitu "Seorang penyihir muda yang berusaha membebaskan dunia dari kegelapan dengan melawan penyihir jahat.

Dari contoh premis tersebut, bisa kita uraikan menjadi tokoh: penyihir muda, tujuan tokoh: membebaskan dunia, tantangan: penyihir jahat, resolusi: dunia aman dari penyihir jahat.

  1. Latar/Setting: Latar atau setting merujuk pada tempat dan waktu di mana cerita Anda berlangsung. Ini mencakup deskripsi lingkungan fisik, era sejarah, dan suasana. Latar yang kuat dapat menambah kedalaman dan realisme pada cerita Anda.
  2. Penokohan: Penokohan adalah tentang karakter-karakter dalam cerita Anda. Ini mencakup pengembangan karakter, sifat, motivasi, dan perubahan yang mungkin terjadi pada karakter selama cerita. Karakter-karakter yang baik dan terperinci dapat membuat pembaca lebih terhubung dengan cerita Anda.
  3. Alur/Plot: Alur atau plot adalah urutan peristiwa yang membentuk cerita Anda. Ini mencakup awal cerita, konflik, klimaks, dan penyelesaian. Alur yang baik memiliki ketegangan, kejutan, dan perkembangan yang membuat cerita menarik.
  4. Sudut Pandang: Sudut pandang adalah perspektif dari mana cerita Anda diceritakan. Ini bisa menjadi sudut pandang pertama (naratif dari sudut pandang karakter), sudut pandang ketiga terbatas (naratif dari sudut pandang karakter utama), atau sudut pandang ketiga omniscient (naratif dari sudut pandang yang tahu segalanya). Pemilihan sudut pandang memengaruhi cara cerita diceritakan dan informasi yang tersampaikan kepada pembaca.

Ketika menulis cerita fiksi, penting untuk memahami dan menggabungkan dengan cermat unsur-unsur ini. Mereka bekerja bersama untuk menciptakan narasi yang kuat, bermakna, dan memikat. Anda bisa mulai dengan merencanakan cerita Anda berdasarkan unsur-unsur ini sebelum Anda mulai menulis. Hal ini dapat membantu Anda membangun kerangka cerita yang baik sebelum merinci detail lebih lanjut.

Berikut adalah panduan untuk memulai menulis cerita fiksi dari narasumber kita :

  1. Niat Menulis dan Komitmen Menyelesaikannya: Semua dimulai dengan niat dan komitmen. Anda harus memiliki niat kuat untuk menulis cerita, dan lebih penting lagi, Anda harus berkomitmen untuk menyelesaikannya. Menulis cerita membutuhkan kesabaran dan tekad. Jadi, pastikan Anda serius dan siap untuk mengikuti prosesnya.
  2. Perbanyak Membaca Cerita Fiksi Karya Orang Lain: Membaca adalah cara terbaik untuk belajar menulis. Bacalah berbagai jenis cerita fiksi dari berbagai penulis. Ini membantu Anda memahami gaya penulisan, struktur, dan berbagai pendekatan dalam menulis cerita. Selain itu, ini juga akan memperkaya wawasan Anda.
  3. Menentukan Ide dan Tema Cerita Fiksi: Ide cerita dapat datang dari mana saja, dari pengalaman pribadi hingga cerita yang Anda dengar atau baca. Pilih ide yang paling menarik dan relevan bagi Anda. Kemudian tentukan tema cerita, yaitu pesan atau konsep utama yang ingin Anda sampaikan melalui cerita Anda.
  4. Membuat Kerangka/Outline: Sebelum Anda mulai menulis, adalah ide bagus untuk membuat kerangka atau outline cerita Anda. Ini adalah rancangan umum yang mencakup elemen-elemen seperti pengenalan, konflik, klimaks, dan penyelesaian. Ini membantu Anda memiliki panduan yang jelas saat menulis dan menghindari rasa kebingungan di tengah perjalanan.
  5. Mulai Menulis: Setelah Anda memiliki kerangka, mulailah menulis cerita Anda. Jangan terlalu khawatir tentang kesempurnaan dalam bab awal. Fase pertama ini adalah untuk menuliskan ide dan alur cerita. Anda dapat melakukan revisi dan penyuntingan nanti.
  6. Melakukan Swasunting: Setelah menyelesaikan draf pertama cerita, beri diri Anda jeda sejenak sebelum memulai proses swasunting. Swasunting adalah langkah di mana Anda memeriksa, merevisi, dan memperbaiki tulisan Anda. Perhatikan tata bahasa, ejaan, koherensi alur, dan pengembangan karakter. Anda mungkin perlu melakukan beberapa kali revisi sebelum Anda merasa cerita Anda sudah siap.

    


                                                           Sumber : KBMN30PGRI

Ingatlah bahwa menulis adalah keterampilan yang berkembang seiring waktu. Jadi, jangan terlalu keras pada diri sendiri jika Anda merasa tidak puas dengan hasil awal Anda. Terus berlatih, belajar dari pengalaman, dan Anda akan menjadi penulis cerita fiksi yang lebih baik. Lihatlah contoh buku karya narasumber kita, semoga membuat kita terinspirasi untuk mengikuti jejak beliau.

Menulis cerita fiksi bisa menjadi pengalaman yang sangat memuaskan, tetapi juga bisa menantang. Berikut beberapa tips mudah untuk membantu Anda menulis cerita fiksi:

  1. Temukan Inspirasi:
    • Inspirasi dapat datang dari berbagai sumber, seperti pengalaman pribadi, berita, impian, atau observasi sehari-hari. Jangan ragu untuk mencari inspirasi di mana saja.
  2. Kenali Karakter Anda:
    • Ciptakan karakter-karakter yang kuat dan mendalam. Berikan mereka kehidupan, latar belakang, dan motivasi yang kredibel.
  3. Buat Plot yang Menarik:
    • Kembangkan plot cerita dengan awal, konflik, klimaks, dan penyelesaian yang menarik. Pastikan ada ketegangan yang mempertahankan minat pembaca.
  4. Tentukan Pengaturan:
    • Deskripsikan pengaturan atau latar tempat cerita Anda dengan detail yang cukup untuk membantu pembaca membayangkan tempat dan suasana.
  5. Pertimbangkan Gaya dan Suara Narasi:
    • Pilih gaya penceritaan yang sesuai dengan cerita Anda. Apakah Anda ingin bercerita dari sudut pandang orang pertama atau orang ketiga? Tentukan suara narasi yang konsisten.
  6. Edit dan Revisi:
    • Setelah menulis, beri diri Anda waktu untuk mengedit dan merevisi naskah. Perbaiki kesalahan tata bahasa, alur cerita, atau karakter yang kurang terdefinisi.
  7. Terlibat Emosi Pembaca:
    • Buatlah cerita yang membuat pembaca merasa terlibat secara emosional. Ketika pembaca merasa terhubung dengan karakter atau cerita, itu akan membuat cerita Anda lebih menggugah.
  8. Bacalah Banyak:
    • Membaca buku-buku dan cerita fiksi lainnya dapat membantu Anda memahami struktur cerita, gaya penulisan, dan teknik yang digunakan oleh penulis lain.
  9. Konsisten dalam Menulis:
    • Kunci utama adalah konsistensi. Luangkan waktu setiap hari atau minggu untuk menulis. Semakin sering Anda menulis, semakin baik Anda akan menjadi.
  10. Terbuka terhadap Umpan Balik:
    • Jangan takut menerima umpan balik dari pembaca atau sesama penulis. Itu bisa membantu Anda tumbuh dan meningkatkan keterampilan menulis Anda.

Dengan tekad yang bulat dan latihan yang tak kenal lelah, rasanya tak ada yang tak tergapai. Selamat berkarya, sahabat pena, dan jadilah penyair kata-kata yang semakin indah. Jangan lupa bahwa menulis adalah proses, dan kemampuan Anda akan berkembang seiring berjalannya waktu. Selamat menulis, dan jadilah penulis fiksi yang hebat!

Terima kasih kepada semua yang setia membaca, inilah esensi pertemuan kita malam ini. Semoga kita terus berkomitmen dan berjalan melalui proses, sehingga kita bisa menggapai kejayaan dalam dunia menulis yang penuh dengan keajaiban. Mari kita petualang bersama kata-kata, dan berbagi cerita yang abadi! Semoga semuanya terwujud... Aamiin.

Wassalamu'alaikum wr.wb.

Materi selengkapnya dapat kita temukan dalam link youtube Mazmo berikut https://www.youtube.com/watch?feature=shared&v=dXX9RWxT_u8


"Tak ada penderitaan yang lebih berat daripada memendam cerita di dalam hati"

(Maya Angelou)

 

 

 


Tidak ada komentar: