Cari Blog Ini

Rabu, 01 November 2023

Resume KBMN 30 pertemuan ke-8

Oleh : Mustamir, S.Pd

Pertemuan. Ke-8

KBMN 30


Narasumber        : Drs. Dedi Dwitagama, M.Si


Materi                : Komitmen Menulis di Blog


Moderator           : Sim Chung Wei, SP.



Pertemuan ke-8 , KBMN 30 malam ini  ini dipandu Bapak Sim Chung Wei sebagai moderator dan narasumber Bapak Dedi Dwitagama, yang istimewa. Untuk pertama kalinya materi disampaikan  di ruang zoom meeting.

Dengan media zoom meeting interaksi menjadi lebih hidup. Antara narasumber, moderator dan para,peserta bisa saling melihat wajahnya masing -masing.  Saling sapa,bercanda serasa bertemu langsung.


Narasumber membuka materinya dengan menyampaikan harapanya kepada peserta untuk aktif menyampaikan pertanyaan supaya kondisi tidak pasif.


Pertanyaan pertama dari Bu Hidmi: Apa kiatnya sebagai penulis pemula?


Narasumber : ketika menulis di blog tidak usah banyak berpikir, apa yang terlintas tuliskan saja. Masalahnya editing bisa dilakukan kemudian


Pertanyaan Ibu Sudarmi: bagaimana dengan materi yang disampaikan narasumber apakah boleh langsung di upload?


Jawaban : Usahakan postingan tidak copas, tapi materi yang secara utuh boleh disimpan sebagai rujukan.


Pertanyaan Bu Siti Aisyah (SMPN 4 Tegal):

Apa kiatnya supaya blog kita terkenal?


Pertanyaan Bu Yuli: 1. Strategi apa sebagai penulis pemula, 2. Dalam menyampaikan gagasan bagaimana caranya?


Narasumber: Tulis saja apa dipikirkan dan upload, jangan berpikir itu menarik atau tidak karena bisa saja tulisan tidak menarik orang hari ini akan dibutuhkan orang dilain waktu.


Pertanyaan Bu Wiwin(Kediri): 

Ketika menulis suka bingung, mohon solusinya?


Jawaban: Tulis lalu terbitkan saja apa yang sudah Ibu tulis di blog jangan menunggu merasa sempurna untuk tulisannya.


Pertanyaan Bu Anindito: 

Apakah boleh, kita menulis tentang karakter siswa kita di kelas?

 Sejak bergabung dengan KBMN, terpikirkan oleh saya mengawali tulisan dari hal-hal yang saya temui setiap hari, yaitu siswa?


Jawab: Kalau itu sesuatu yang baik tuliskan saja, seandainya itu sesuatu yang kurang baik tuliskan saja menjadi sebuah cerita fiksi.


Pertanyaan Pak Taufan: 

Mengapa harus Blog sebagai sarana?


Jawaban Narasumber: 

Blog itu bukan sesuatu keharusan, tuliskan saja dimana Bapak berminat.


OmJay: Pengalaman pribadi banyak keajaiban yang sudah didapat OmJay dari Blog. Bersabarlah tidak ada sesuatu yang instan untuk mencapai hal yang terbaik.


Pak Chung Wei: Dengan menulis di blog nama kita bisa terdeteksi mesin pencari (internet).


Bu Arofah:

 Bagaimana ketika kita sudah mentok dalam menulis?


Jawaban Narasumber: 

Ketika mentok berhenti saja dulu, kemudian jika sudah datang mood hendaknya menulis yang banyak jadwalkanlah penerbitanya, sehingga bling kita tidak vacum.


Bu Endang(Kaltim): 

Bagaimana cara kita mempromosikan blog kita.

Jawaban Narasumber: 

Sebarkan dimana saja termasuk di FB, Youtube, Tiktok, IG bahkan bisa secara langsung dipertemuan tatap muka (untuk guru).

Kesimpulannya:

Komitmen menulis  itu sangat penting agar blog kita tidak vacum. Jadwalkan secara kontinyu,walaupun hambatan selalu hadir. Kuatnya komitmen akan menjadi energi yang besar untuk mengatasi hambatan yang ada.



 



Tidak ada komentar: