Cari Blog Ini

Jumat, 17 November 2023

KONSEP BUKU NON FIKSI, RESUME HARI KE-15 KBMN 30



Oleh : Mustamir, S.Pd 
Hari ke-15
Konsep buku non fiksi 
17 Nopember 2023

 *Apa itu buku Non Fiksi?*

๐Ÿ—ž️๐Ÿ“ฐ๐Ÿ—ž️๐Ÿ“ฐ๐Ÿ—ž️๐Ÿ“ฐ๐Ÿ—ž️ 


๐Ÿ“– *Buku nonfiksi* merupakan buku yang dibuat berdasarkan fakta dan kenyataan.


๐Ÿ“–Isi dari buku nonfiksi adalah informasi, pengetahuan, atau wawasan. 


๐Ÿ“–Tujuan penulisan buku nonfiksi ialah menyajikan temuan baru atau penyempurnaan dari informasi yang sudah ada.


๐Ÿ“šApakah rumit membuatnya? 

Tidak ada yang rumit jika kita tahu ilmu dan teknisnya

yuuk bapak ibu,, siapkan amunisi untuk malam ini...

materi nya super banget, modal untuk menulis buku non fiksi...

 jangan lupa siapkan resume terbaiknya bapak ibu...

Bagaimana caranya, apa saja isinya, dimulai dari apa? 

Tentu saja dimulai dari masuk kelas malam ini. 


Agar lebih mantap, masuk kelas malam ini yuuuk.... 

Cuzzzzz....


Moderator membuka acara:


 assalaamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh bapak ibu hebatt. .๐Ÿ™๐Ÿป

Selamat malam bapak ibuk peserta KBMN gelombang 30.☺️

Bagaimana kabarnya bapak ibu? Semoga selalu sehat dimanapun bapak ibu berada.

 masih semangat berpetualang hingga beberapa pertemuan kedepan, entunya dengan materi-materi yang menarik dan bermanfaat untuk kita semua

Seno Gumira Ajidarma mengatakan bahwa *Menulis adalah suatu cara untuk berbicara, suatu cara untuk berkata, suatu cara untuk menyapa, suatu cara untuk menyentuh seseorang yang lain entah dimana. Cara itulah yang bermacam-macam dan di sanalah harga kreativitas ditimbang-timbang.*

Yang saya hormati founder KBMN, seorang yang berhati tulus tanpa pamrih memberikan ilmu dan membakar semangat mulai dari peserta KBMN gelombang pertama hingga gelombang 30. Beliau Om Wijaya Kusuma atau sering kita kenal dengan Om Jay. Selanjutnya yang saya hormati bapak ibu yang tergabung dalam Tim Solid Om Jay, berperan di balik layar, berbagi ilmu dengan upah yang sangat fantastis yaitu 3M, Makasih Makasih Makasih. ☺️๐Ÿฅฐ

Seterusnya kepada bapak ibu peserta KBMN gelombang 30 yang yang insyaallah nama-nama bapak ibuk  sebentar lagi akan ada di cover buku, baik itu dipeerbit indie dan juga mayor nantinya.. aamiin paling keras bapak ibu☺️☺️

Perkenalkan Bapak Ibu saya Yandri Novita Sari selaku moderator yang akan memandu kelas grup whatsapp selama 2 jam kedepan. Jangan lupa mengisi kehadiran pada link berikut:

Malam ini kita tediri dari 3 sesi, yaitu:

1. Pembukaan

2. Penyampaian materi

3. Tanya Jawab

4. Penutup.

Sesuai flayer kita malam ini pertemuan ke 15 yaitu  membahas tentang*Konsep Buku Non Fiksi*

Apa yang terfikirkan oleh bapak ibu saat mendengar buku non fiksi?

Apakah susah atau gampang?

Atau kata-katanya terlalu baku?

sebelum masuk ke materi mari kita awali kelas kita dengan berdo'a terlebih dahulu

Berdo'a di mulai

Selesai 

Nah.. dari pada penasaran mari kita simak langung penyampaian materi dari Narasumber kita yang luar biasa malam ini. Beliau adalah ibu Musiin, M.Pd.  biasa dipanggil Bu Iin. Lahir di kota Tahu Takwa Kediri dan merupakan seorang guru Bahasa Inggris yang mendapat tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah  di SMPN 3 Grogol Kediri. Menjadi penulis buku non fiksi telah mengantarkan untuk mengikuti ujian Sertifikat Penulis dan telah berhasil memegang sertifikasi penulis pada tahun 2020.


Yuuuk  langung saja kita simak penyampaian materi dari Bu Iin. Kepada ibu Iin disilahkan dengan sgla hormat๐Ÿ˜‡๐Ÿ™๐Ÿป

Nara sumber memulai  materi:

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Selamat malam dan salam sejahtera.

Selamat datang di kelas menulis gelombang 30. Senang sekali bertemu dengan Bapak Ibu hebat. Teriring doa semoga kegiatan menulis ini menjadi berkah dunia akhirat.

Ucapan terima kasih saya sampaikan kepada Om Jay dan Mbak Andri yang telah memberi kesempatan kepada  saya untuk berbagi sedikit ilmu dan berdiskusi dengan Bapak Ibu.

Saya adalah alumni kelas menulis Om Jay gelombang 8 yang di awal  mengikuti kelas juga belum memiliki karya. Namun, dengan semangat yang pantang menyerah, saya berhasil mendapat kesempatan sekaligus tantangan menulis yang diberikan Prof. Eko. Kami bersembilan telah berhasil menaklukakan tantangan menulis Prof Eko dan buku kami telah berhasil dipajang di toko buku Gramedia secara online maupun offline. Buku karya saya berjudul Literasi Digital Nusantara. Meningkatkan Daya Saing Generasi.





Bapak ibu perjalanan menulis buku tersebut menjadi  salah satu bagian terindah dalam episode hidup saya. Buku tersebut ditulis di awal terjadinya Covid 19.
Apa yang mendorong saya menulis buku nonfiksi?
Seperti yang tertulis di biodata, saya telah menjadi guru sejak tahun 1998 dan saya juga aktif bergerak di bidang pemberdayaan masyarakat. Tentu saja banyak pengalaman yang tergores dan itu semua adalah buku yang belum terdokumentasi.

Dan Poynter, menulis sebuah buku yang sangat populer dan menjadi rujukan para penulis pemula, judulnya Is There A Book Inside You? Setiap orang memiliki pengalaman, pengetahuan, dan keterampilan di dalam dirinya. Sudahkan “ a book inside you” sudah disampaikan dalam bentuk tulisan?
Mari Bapak Ibu hebat menggoreskan tinta emas untuk anak cucu kita dan generasi yang akan datang.




Bapak Ibu yang hebat, menulis bukanlah keterampilan yang mudah. Berbagai penelitian bahasa menunjukkan di antara empat keterampilan berbahasa, menulis dianggap paling sulit. Menulis tidak semudah berbicara, semudah bergosip . Justru tantangannya ada karena sulit. Perjuangan menjadi penulis dengan mengikuti kelas menulis, membuat resume, menghasilkan buku, maka akan lahir CINTA MENULIS.

Sebelum kita lanjutkan, saya persilahkan Bapak Ibu mengisi padlet berikut ini

Pengertian buku nonfiksi menurut KBBI adalah  Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, pengertian buku non fiksi adalah yang tidak bersifat fiksi, tetapi berdasarkan fakta dan kenyataan.
Hal tersebut yang membuat buku non fiksi sering dijadikan sumber informasi oleh para pembaca. Adapun bahasa yang digunakan biasanya bahasa denotatif atau bahasa sebenarnya, jadi pembaca dapat langsung memahami maksud dari isi buku.

Dalam penulisan buku nonfiksi ada 3 pola yakni:

1. Pola Hierarkis (Buku disusun berdasarkan tahapan dari mudah ke sulit atau dari sederhana ke rumit) 
Contoh: Buku Pelajaran
2. Pola Prosedural (Buku disusun berdasarkan urutan proses.
Contoh: Buku Panduan
3. Pola Klaster (Buku disusun secara poin per poin atau butir per butir. Pola ini diterapkan  pada buku-buku kumpulan tulisan atau kumpulan bab yang dalam hal ini antarbab setara)

Jenis-jenis buku nonfiksi:

1. Ensiklopedia
2. Buku Motivasi
3. Biografi (Kisah Epik Sukarno)
4. Autobigrafi (Alex Ferguson)
5. Kamus
6. Buku Pelajaran
7. Buku Pengembangan Diri
8. Buku panduan
9. Laporan Jurnalisme
10. Makalah akademik

Pola yang saya pakai dalam menulis buku Literasi Digital Nusantara adalah pola ketiga yakni Pola Klaster.
Bagaimanakah proses penulisan buku nonfiksi?

Proses penulisan buku terdiri dari 5  langkah, yakni

1. Pratulis
2. Menulis Draf
3. Merevisi Draf
4. Menyunting Naskah
5. Menerbitkan

Langkah Pertama
 Pratulis

1. Menentukan tema
2. Menemukan ide
3. Merencanakan jenis tulisan
4. Mengumpulkan bahan tulisan
5. Bertukar pikiran
6. Menyusun daftar
7. Meriset
8. Membuat Mind Mapping
9. Menyusun kerangka

Tema bisa ditentukan satu saja dalam sebuah buku. Tema dari buku nonfiksi adalah parenting, pendidikan, motivasi dll.
Untuk melanjutkan dari tema menjadi sebuah ide yang menarik, penulis bisa mendapatkan dari berbagai hal, contohnya :
1. Pengalaman pribadi
2. Pengalaman orang lain
3. Berita di media massa
4. Status Facebook/Twitter/Whatsapp/Instagram
5. Imajinasi
6. Mengamati lingkungan
7. Perenungan
8. Membaca buku


Tema yang saya angkat di buku saya adalah pendidikan. Ide berasal dari berita di media massa,  mengamati lingkungan serta diperkuat dari materi di Prof EKOJI Channel dengan judul Digital Mindset (The Key to Transform Your Organization) yang tayang pada tanggal 20 Maret 2020

Referensi berasal dari data dan fakta yang saya peroleh dari literasi di internet. 

Referensi terdi i dari :

1 . Pengetahuan yang diperoleh secara formal , nonformal , atau informal ;
2. Keterampi lan yang diperoleh secara formal , nonformal , atau informal ;
3. Pengalaman yang diperoleh sejak bal i ta hingga saat ini ;
4. Penemuan yang telah didapatkan.
5. Pemikiran yang telah direnungkan

Tahap berikutnya membuat kerangka.Kerangka ini saya ajukan ke Prof. Eko dan disetujui untuk melanjutkan ke proses penulisan.

BAB 1 Penggunaan Internet Di Indonesia

A. Pembagian Generasi Pengguna Internet
B. Karakteristik Generasi Dalam Berinternet

BAB 2 Media Sosial

A. Media Sosial
B. UU ITE
C. Kejahatan di Media Sosial

BAB 3 Literasi Digital

A. Pengertian
B. Elemen
C. Pengembangan
D. Kerangka Literasi Digital
E. Level Kompetensi Literasi Digital
F. Manfaat
G. Penerapan Literasi Digital Pada Lintas Geerasi
H. Kewargaan Digital

BAB 4 Ekosistem Literasi Digital Di Nusantara

A. Keluarga
B. Sekolah
C. Masyarakat

BAB 5 Literasi Digital Untuk Membangun Digital Mindset Warganet +62

A. Perkembangan Gerakan Literasi Digital Di Indonesia
B. Literasi Digital Tanpa Digital Mindset Di Indonesia
C. Membangun Digital Mindset Warganet +62

Anotomi Buku

1. Halaman Judul
2. Halaman Persembahan (OPSIONAL)
3. Halaman Daftar Isi
4. Halaman Kata Pengantar (OPSIONAL, minta kepada tokoh yang berpengaruh)
5. Halaman Prakata
6. Halaman Ucapan Terima Kasih (OPSIONAL)
7. Bagian /Bab
8. Halaman Lampiran (OPSIONAL)
9. Halaman Glosarium
10. Halaman Daftar Pustaka
11. Halaman Indeks
12. Halaman Tentang Penulis

Langkah kedua

Menulis Draf
1. Menuangkan konsep tulisan ke tulisan dengan prinsip bebas
2. Tidak mementingkan kesempurnaan, tetapi lebih pada bagaimana ide dituliskan

Langkah ketiga

Merevisi Draf
1. Merevisi sistematika/struktur tulisan dan penyajian
2. Memeriksa gambaran besar dari naskah.

Langkah keempat 
Menyunting naskah (KBBI dan PUEBI)
1. Ejaan
2. Tata bahasa
3. Diksi
4. Data dan fakta
5. Legalitas dan norma

Hambatan-hambatan dalam menulis 
1. Hambatan waktu
2. Hambatan kreativitas
3. Hambatan teknis
4. Hambatan tujuan
5. Hambatan psikologis

Cara mengatasi
1. Banyak membaca
2. Mencari inspirasi di lingkungan sekitar, orang sekitar atau terkait dengan nara sumber.
3. Disiplin menulis setiap hari
[17/11 20.06] +62 812-5995-0111: Demikian sharing pengalaman dari saya. Semoga ilmu yang sedikit ini bisa membantu Bapak Ibu menaklukkan tantangan untuk menulis buku non-fiksi.

Moderator menyela:
Untuk bapak ibu yang bertanya, bisa japri ke no yandri ya pak ibu 0895385580305

Format

Nama:
Asal sekolah:
Pertanyaan:

[17/11 20.12] +62 895-3855-80305: P1

Assalamu'alaikum Wr.W
Ibu...saya Rohmadi, dari sekolah di Ma'had Bustanul Quran Assuryaniyah Bekasi. 
Pertanyaan: 
Ibu...cara membuat pemetaan buku literasi kira2 apa? Menulis buku literasi SD apakah sama seperti formatnya dalam buku tematik? Apakah arahnya bhs Indonesia? 

Agar bisa cepat bgm ya...terimakasih.

J1
Wa alaikum salam, Bapak Rohmasi dari Bekasi. Pemetaan buku literasi siswa bisa menggunakan berbagai cara pak dan sebaiknya sesuai dengan rapor pendidikan sekolah Bapak. Cara untuk memetakan sesuai dengan minat anak, Bapak bisa melalukukan wawancara, atau menyebarkan angket.

 Buku literasi SD bisa menggunakan cerita motivasi atau juga bisa berupa buku panduan.
 nanti beri kode N ya bu jika sudah selesai memberi jawaban bu๐Ÿ™๐Ÿป
 Untuk format tergantung jenis buku yang Bapak tulis. Sebagai contoh buku literasi yang berisi buku panduan, format langkah demi langkah.



[17/11 20.20] +62 895-3855-80305: P2

Assalaamu’alaikum bu, izin bertnya saya rohana asal bandung, izin bertanya bu terkait pernyataan ibu tentang *Pola yang saya pakai dalam menulis buku Literasi Digital Nusantara adalah pola ketiga yakni Pola Klaster*
Kenapa ibu memilih pola klaster? Mohon diceitakan bu? Trimakasih bu

J2
Wa alaikum salam Ibu Rohana dari Bandung. Pola Klaster (Buku disusun secara poin per poin atau butir per butir. Pola ini diterapkan  pada buku-buku kumpulan tulisan atau kumpulan bab yang dalam hal ini antar bab setara)
Saya memilih pola ini karena saya menjelaskan per materi dan saya buat per bab. Dari satu bab ke bab yang lain saling berhubungan.
Silakan ibu lihat kembali daftar isi dari buku yang saya tulis.

[17/11 20.24] +62 895-3855-80305: P3

Selamat malam bunda Iin sy indra dr malang. Mohon ijin bertanya
1. Apakah yang menjadi daya tarik buku non fiksi? 
2. Apakah manfaat membaca buku non fiksi 
Terima kasih bunda Iin ๐Ÿ™๐Ÿป

J3
Selamat malam sahabat dari Malang, kota yang selalu dirindukan.
 yang menjadi daya tarik buku nonfiksi adalah buku tersebut berisi informasi atau pengetahuan yang sangat dibutuhkan orang lain. Sebagai contoh buku motivasi yang berjudul Otewe Berbenah, yang  membantu kita menghadapi situasi-situasi sulit dan berat, dengan merujuk pada sumber utama Islam, yakni al-Quran. Bersandar langsung pada arahan dan petunjuk Allah SWT, buku ini menyediakan solusi terbaik dan tepat yang tak diragukan lagi keampuhannya. Tak hanya itu, cerita-cerita inspiratif dari para orang saleh terdahulu juga menjadi cermin terang bagaimana mesti menghadapi dan menyelesaikan masalah-masalah kita saat ini.

2, Manfaat yang diperoleh tentu saja informasi dan pengetahuan yang sangat berguna. Buku pengembangan diri akan membantu kita mengembangkan diri untuk menjadi pribadi yang luar biasa.

[17/11 20.32] +62 895-3855-80305: P4 

Ijin bertanya bun, saya nurul dari bekasi

Bagaimaa cara mencari ide untuk membuat buku non fiksi?

J4
Selamat malam Mbak Nurul dari Bekasi. Ide bisa kita temukan di mana saja, bahkan di dalam diri Mbak Nurul. Mbak Nurul telah mengalami berbagai hal dalam hidup. Sesuatu yang dekat dengan kita dan kita sukai pasti akan mudah untuk dituliskan. Banyak buku dalam diri kita yang belum kita lahirkan menjadi sebuah buku. Agar mudah untuk mengerucutkan ide yang akan ditulis, Mbak Nurul bisa menggunakan mind map.

[17/11 20.37] +62 895-3855-80305: P5

Asma Cilegon 
Assalamualaikum  Kak Yandri izin bertnya kepada. Bu Musiin 

Jika kota mau membuat buku. Boleh kah menulis buku non fiksi dengan bahasa tidak formal.  Misal non fiksi   motivasi dan disesuaikan dengan bahasa target sasaran pembaca.

Mohon berikan penjelasan yang dimaksud  dengan karya ilmiah populer

J5
Waa  alaikumsalam Mbak Asma dari Cilegon. Bahasa yang digunakan dalam buku nonfiksi adalah bahasa baku dan mengandung makna denotatif atau makna sebenarnya. Bahasa baku tetap bisa digunakan sesuai dengan target pembaca. Sebagai contoh, bahasa yang digunakan untuk target pembaca di tingkat SMP tentu tidak sama dengan mahasiswa dalam hal pilihan kata dan komplesitas kalimat.

[17/11 20.44] +62 895-3855-80305: P6

Saya ingin membuat autobiografi dengan konsep Novel. Apakah ini bisa disebut Non fiksi?

Pola apakah yang cocok untuk menulis buku biografi tersebut?

J6
Autobiografi adalah buku yang berisi perjalanan hidup seseorang dan penulisnya adalah diri sendiri. Penulisan bisa dalam bentuk novel, namun isinya sesuai dengan kenyataan atau berdasarkan fakta.

P7

Taufan dr SDN Cibuyur 2 pemalang jateng

luar biasa paparannya ibu Iin. pertanyaannya adalah bahwa dilihat dari pengertian buku non fiksi merupakan buku yang kontennya salah faktual. tetapi, pada paparan tahap pratulis dari menentukan tema bisa mendapatkan referensi yang salah satunya *imajinasi* yang berarti itu sama saja dengan khayalan (fiktif)?

J7
Terima kasih Pak Taufan dari SDN Cibuyur, referensi imajinasi artinya adalah sesuatu yang kita impikan. Sebagai contoh saya ingin menulis tentang Sekolah Ramah Anak. Imajinasi saya tentang sekolah masa depan yang ideal. Tentu saja saya akan mengumpulkan materi tentang sekolah yang ideal menurut para ahli. Ini tetap sesuai dengan fakta.

Demikianlah materi kita malam ini, smoga konsep buku non fiksi bisa bapak ibu jadikan panduan untk menulis buku non fiksi nantinya.
Sebelum kelas ditutup, mohon untuk memberikan closing statemen bu
Terima kasih Bapak Ibu atas waktu yang didedikasikan untuk menimba ilmu. Jangan berhenti menulis karena lelah, namun berhentilah ketika buku itu sudah selsai dan terbit.
Selamat malam Bapak Ibu hebat, mohon maaf jika ada tutur kata yang kurang berkenan. Semoga sebutir debu ini memberi manfaat untuk Bapak Ibu. 
Wassalamu alaikum Wr. Wb

Moderator menyambut ucapan narasumber da mennutup acara :

Terimakasih banyak sudah berbagi ilmu malam ini bu iin, smoha ibu sehat sllu, dan menjadi amal jariyah yang trus mengalir... 
Wa'alaikumsalam wr wb bu๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ

Baiklah bapak ibu, tidak ada gading yang tidak  retak, mohon maaf untuk kesalahan dalam penyampaian, smangat belajar dan semangat menulis resume ya bapak ibu. Izin pamit, wasalaamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh๐Ÿ™☺️☺️